Puti warisi darah Bung Karno sebagai seniman lukis

Kamis, 24 Mei 2018 00:13 Reporter : Arif Ardlyanto
Puti warisi darah Bung Karno sebagai seniman lukis Puti Guntur melukis di depan dua pelukis terkenal Surabaya. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno mewarisi darah sang kakek, Soekarno sebagai seniman. Puti ketagihan untuk melukis didepan seniman-seniman lukis Jawa Timur.

Keahlian Puti dalam melukis terlihat dalam pameran dan lelang lukisan Perjuangan Jawa Timur pada event di Hotel Bumi Surabaya. Puti sangat menikmati menuangkan ide melalui lukisan diatas kanvas putih yang telah disediakan.

Pelan tapi pasti, goresan tinta diatas kanvas terus melaju, hingga jadilah lukisan yang menarik. Hasil lukisan Puti langsung mendapatkan sambutan hangat dari seniman Jawa Timur, mereka terkagum-kagum dan tidak menyangka bisa melihat ketrampilan Puti dalam melukis.

"Kami ingin mbak Puti kembali melukis untuk menunjukan keahliannya, kata Heri Purwanto, Koordinator Relawan Bakti Puti Jawa Timur.

Heri mengatakan, relawan Bakti Puti melihat, Puti merupakan sosok mutitalenta dalam kesenian. Cucu Bung Karno itu akan melukis, menari, bermain musik dan menyanyi. Acara bertajuk kesenian ini akan dilakukan dalam sebuah acara bernama "Gelar Ragam Ekspresi Seni" di Pendopo Agung Trowulan Mojokerto, Sabtu (26/5) mulai pukul 14.30 WIB.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Relawan Bakti Puti Jawa Timur ini melibatkan seniman dari kota Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang. Mereka akan melukis bersama, menyajikan karya tari dan juga pertunjukan musik, semua acara nantinya akan melibatkan sosok Puti.

"Kita bukan kampanye, karena Mbak Puti pada dasarnya memang seniman multitalenta, kami hanya mempertemukan mbak Puti dengan komunitas seniman agar dia dapat berinteraksi dengan bahasa seni-budaya," jelas Heri.

Untuk itu, Heri meminta supaya masyarakat yang ingin melihat kemampuan Puti dalam hal kesenian tidak diperkenankan memakai atribut partai. Hal ini bertujuan untuk menjaga marwah acara seni budaya. Dalam acara nanti, Sutradara acara dipercayakan kepada Nugrah Wijaya alumni ISK Jogjakarta, penata tari Triyas Kustanto, musik oleh Pathak Warak Kustik, dan sebanyak 45 pelukis akan melukis on the spot.

"Selain semua atraksi kesenian itu, Mbak Puti juga akan menyampaikan pokok-pokok pikirannya mengenai seni budaya dalam sebuah orasi budaya, dan diakhiri dengan berbuka bersama," ujarnya.

Bukan hanya itu, untuk menunjukkan komitmennya yang kongkrit dalam seni budaya, Puti juga akan memberikan apresiasi kepada sejumlah seniman dan pelestari seni tradisi. Hal ini semakin mengokohkan kalau Puti benar-benar mewarisi darah Soekarno sebagai sosok yang memakai kebudayaan untuk pendekatan politik.

Pendamping Gus Ipul ini meyakini kalau kebudayaan mampu menyatukan orang-orang dengan caranya sendiri. "Bicara seni lukis, terus terang saya bukan kolektor. Tapi saya tahu dan selalu melihat koleksi lukisan dari kakek saya (Bung Karno) yang ada di istana di Indonesia. Dari cerita ayah saya bahwa memang Bung Karno sering mengundang para seniman untuk makan pagi di istana negara untuk berdiskusi," kata Puti. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini