Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Puti Guntur ungkap kedekatan Soekarno dengan tokoh Suku Samin

Puti Guntur ungkap kedekatan Soekarno dengan tokoh Suku Samin Puti silaturahmi dengan tokoh masyarakat Samin. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sesepuh masyarakat Samin yang berada di Dusun Jepang, Desa Margo Mulyo, Kecamatan Margo Mulyo, Kabupaten Bojonegoro masih ada hubungan emosional antara Puti Guntur Soekarno, calon wakil gubernur Jawa Timur.

Bila ditarik benang merah, sejarah itu bertemu di massa Presiden pertama RI, Soekarno dengan tokoh masyarakat Samin, Almarhum Mbah Surokarto Kamidin. Keduanya sahabat yang berjuang mengusir penjajah Belanda dari Indonesia dengan caranya sendiri di tempat yang berbeda.

Kini hubungan persaudaraan itu disambung Puti Guntur Soekarno dengan bersilaturohim kediaman sesepuh masyarakat Mbah Harjo Kardi (80), putra ke-3 Mbah Surokarto Kamidin.

puti silaturahmi dengan tokoh masyarakat samin

Puti silaturahmi dengan tokoh masyarakat Samin ©2018 Merdeka.com

Kehadiran Puti didampingi Bupati Ngawi Budi 'Kanang' Sulistyono dan Cabup Bojonegoro Anna Muawanah serta puluhan kader PDI P. Mereka pun disambut baik keluarga besar Tokoh masyarakat Samin. Pertemuan itu begitu terlihat erat bagai saudara.

Sukrasih, putra pertama Mbah Harjo Kardi menceritakan bila kakeknya dulu , Mbah Surokarto Kamidin, masih ada hubungan dengan Bung Karno. "Kakek saya dengan kakeknya Mbak Puti dulu memang sahabat," ucap putra pertama dari 7 bersaudara itu.

Cikal bakal persahabatan itu ketika kakeknya bersilaturohim ke Bung Karno untuk menanyakan Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Sukrasih mengungkapkan, pertanyaan yang ditanyakan kakeknya itu karena pada saat penjajahan Belanda di Indonesi masyarakat Samin enggan membayar upeti.

"Dulu Belanda meminta upeti kepada masyarakat Samin, namun masyarakat semua menolak, karena kita di Jajah. Masyarakat Samin juga ikut berjuang mengusir Belanda dengan cara kami," ungkapnya. Namun, setelah kakeknya mendapat jawaban dari Bung Karno bahwa Indonesia sudah merdeka dari penjajahan.

puti silaturahmi dengan tokoh masyarakat samin

Puti silaturahmi dengan tokoh masyarakat Samin ©2018 Merdeka.com

"Kakek saya kembali ke sini menyampaikan bahwa Indonesia sudah merdeka, tidak ada penjajahan. Itu langsung disampaikan Bung Karno kepada kakek saya," jelasnya. Masyarakat setempat pun akhirnya diberikan pemahaman pajak yang ditarik pemerintah harus dibayar.

"Karena kita sudah merdeka tidak dijajah lagi. Itu kakek saya yang memberi pemahaman kepada masyarakat Samin," ungkapnya. Ia pun mengaku bukan hal yang asing lagi bila cucu sulung Bung Karno bersilaturohim di kediamnnya.

"Jadi memang kakek saya dulu pernah bersilaturohim, kalau sekarang Mbak Puti, cucu Bung Karno ke sini itu juga bagian dari massa lalu, hubungan erat," ungkapnya. Termasuk, sambung dia, antara bapaknya, Mbah Harjo Kardi dengan bapaknya Mbak Puti, Guntur Soekarno.

Sementara, Puti mengaku bersyukur bisa bersilaturohim kepada masyarakat Samin yang dulu sesepuhnya pernah bertemu dengan Kakeknya, Bung Karno. Ia pun mengapresiasi ‎kepada masyarakat Samin, terutama nilai kejujuran dalam berjuang mengusir penjajahan, tanpa harus ada kekerasan.

‎"Kejujuran itu sangat mahal harganya yang lahirnya dari keyakinan, keluhuran, kesucian dan ketulusan yang digunakan masyarakat Samin untuk mengalahkan Belanda. Kearifan lokal inilah yang sampai hari ini dijaga oleh Mbah Harjo dan seluruh masyarakat Samin," pujinya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP