Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Punya hubungan kerabat, Sandiaga kehilangan sosok Habib Abdurrahman Kwitang

Punya hubungan kerabat, Sandiaga kehilangan sosok Habib Abdurrahman Kwitang Habib Abdurrahman bin Muhammad bin Ali Alhabsyi Kwitang. ©2018 Merdeka.com/Facebook Sandiaga

Merdeka.com - Ulama besar Sayyidil Walid Al Habib Abdurrahman bin Muhammad bin Ali Alhabsyi Kwitang tutup usia pada Senin (15/1). Habib Abdurrahman meninggal di RS Haji Pondok Gede sekitar pukul 19.55 WIB dalam usia 76 tahun.

Sosok Habib Abdurrahman cukup dekat di mata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Sandi mengatakan, Habib Abdurrahman masih mempunyai hubungan keluarga dengan dirinya yaitu paman dari istrinya, Nurasia Uno.

Sandi mengaku sangat berkabung dengan kepergian Habib Abdurrahman. "Habib Kwitang itu masih paman dari istri saya. Jadi saya begitu dapat kabar langsung merapat ke Kwitang," ujarnya, Selasa (16/1).

Sandi menceritakan Habib Abdurrahman mengembuskan napas terakhir saat iqamah salat Isya berkumandang. Ia pun berdoa agar akhir hidup Habib Abdurrahman khusnul khotimah.

"Kita semua berdoa agar Habib Abdurhamnan bin al Habsy khusnul khotimah," harapnya.

Sandi mengatakan Habib Abdurrahman meninggalkan banyak karya. Semasa hidup ia juga telah mendidik banyak murid untuk menyebarkan dakwah dan syiar agama.

"Kita Pemprov DKI berkabung hari ini. Insyaallah habis salat zuhur akan dimakamkan di makan keluarga," jelasnya.

Habib Abdurrahman merupakan pimpinan dan juga penerus Majelis Taklim Habib Ali Alhabsyi Kwitang. Setiap hari Minggu pagi, ribuan jemaah baik dari Jakarta maupun dari luar Jakarta hadir dalam pengajian rutin tersebut. Kediamannya di Kwitang juga kerap didatangi petinggi negara. Baik yang baru mencalonkan diri maupun yang sudah menjabat posisi penting di negeri ini.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP