Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Puluhan Turis Gelar Private Party di Tengah Pandemi Covid-19

Puluhan Turis Gelar Private Party di Tengah Pandemi Covid-19 Bule gelar private party. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Video private party yang dilakukan oleh para puluhan turis di tengah wabah virus Corona atau Covid-19 menjadi heboh di masyarakat. Video itu menjadi viral di media sosial hingga membuat geram masyarakat dan diduga privat party digelar di kawasan Kabupaten Badung, Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Badra menerangkan, bahwa pihaknya juga belum mengetahui peristiwa itu. Namun, hal itu tidak boleh dilakukan karena Pemerintahan Kabupaten Badung telah mengeluarkan surat edaran nomor 555/1997/Dispar/sekret tentang penutupan sementara objek wisata. Aturan itu terbit sejak 31 Maret hingga 21 April 2020 demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Ini untuk kebaikan semua, kalau mereka melakukan hal itu sudah bertentangan dengan himbauan. Jadi perlu kita himbauan dari beri pemahaman terhadap kondisi seperti ini harus dipahami oleh semua masyarakat termasuk industri dan pengusaha dan asosiasi semua untuk mentaati seruan Pemerintah. Stop bisnis sementara dulu sampai kita dalam kondisi aman," ujar Badra, Senin (13/4).

Sementara itu, Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi menerangkan soal hebohnya video sekelompok warga asing yang diduga melakukan private party saat pandemi Covid-19. Dia mengatakan, bahwa peristiwa itu adalah acara ulang tahun yang digelar di villa Ombak Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten, Badung, Bali, Minggu (12/4) malam.

"Jadi itu pesta ulang tahun bukan acara hiburan yang dibuka," kata Robby saat dihubungi.

Ia juga menyampaikan, pihaknya telah meminta keterangan kepada orang yang merupakan penanggungjawab acara. Dari keterangannya mengaku acara itu digelar secara terbatas. Tetapi, yang hadir ternyata sebanyak 15 orang.

"Jadi dihadiri terbatas dan tidak ada jual tiket atau undangan-undangan. Dia ulang tahun mengundang temannya satu orang. Mungkin temannya ini mengajak teman-teman yang lain. Jadi memang itu pesta ulang tahun bukan acara kayak tempat hiburan yang buka. Ini hanya private saja tapi kita sudah ingatkan pengelolanya dan yang ulang tahun itu," ujarnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya hanya meminta keterangan dan tidak diamankan ataupun ditahan. "Kalau diamankan belum sampai ke sana karena belum ada landasan hukumnya," ujarnya.

Robby juga mengimbau, kepada warga maupun turis asing untuk tidak melakukan pesta atau kumpul-kumpul dengan melibatkan banyak orang. "Sudah kita ingatkan supaya tetap mengikuti apa yang sudah menjadi imbauan pemerintah RI," ujarnya.

"Untuk sementara kita imbau tidak melaksanakan kegiatan kumpul-kumpul. Cuma itu saja yang kita lakukan, mau dibubarkan, kan udah lewat acaranya," ujar Robby.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP