Protes pemecatan, politikus PDIP di NTT ancam polisikan Megawati

Senin, 16 April 2018 23:17 Reporter : Ananias Petrus
Politikus PDIP yang juga anggota DPRD NTT Dolvianus Kolo. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Politikus PDIP yang juga anggota DPRD NTT Dolvianus Kolo dipecat dari keanggotaan partai. Surat pemecatan dari keanggotaan dan pemberhentian antarwaktu (PAW) sebagai anggota DPRD itu dikeluarkan DPP PDIP, menyusul sikap Dolvianus menolak mendukung pasangan calon gubernur Marianus Sae-Emiliana Nomleni pada Pilkada serentak.

Kepada merdeka.com, Dolvi mengaku belum menerima surat keputusan apapun dari DPP PDIP. Malah dia mengetahui informasi itu dari unggahan di Facebook.

"Saya sudah dipecat dari bulan Februari, tapi surat pemecatan tidak dikasih ke saya hingga detik ini. Saya malah tau dipecat dan mau di-PAW dari medsos, apa di balik semua ini?" katanya melalui pesan WhatsApp, Senin (16/4) malam.

Dolvi menegaskan, dia akan melaporkan semua pihak yang membubuhkan tanda tangan dalam surat pemecatan dan surat usulan PAW dari partai, termasuk Ketum Megawati Soekarnoputri.

"Nama baik saya jadi tercemarkan di medsos, apa maksud di balik ini semua. Saya masih koordinasi dengan pengacara," ujarnya.

Ia menambahkan, saat pertama menolak mendukung cagub Marianus Sae yang diusung PDIP dan secara terang-terangan menghadiri deklarasi pasangan cagub Viktor Laiskodat-Joseph Nae Soi, dia sudah siap untuk dipecat dan di-PAW.

"Saya sudah siap dipecat dan di-PAW dari awal, tapi jangan begini caranya. Surat pemecatan kenapa tidak kasi ke saya? Padahal sudah dipecat dari Bulan Februari. Saya malah baca di medsos kalau sudah dipecat dan mau di-PAW," tambah Dolvi. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. PDIP
  2. Kupang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini