Prostitusi mahasiswi di Surabaya dibongkar polisi, 2 pelaku dibekuk
Merdeka.com - Dengan hanya bermodalkan uang Rp 3 juta, pria hidung belang di Surabaya bisa menikmati tubuh seorang mahasiswi. Hal itu terungkap usai anggota Subdit II Unit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap dua orang yang membuka bisnis protitusi online di kalangan mahasiswi.
Kedua pelaku yakni AP, seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Surabaya, dan UY, perempuan yang bekerja di Surabaya. Keduanya menjadi muncikari untuk memperdagangkan mahasiswi untuk melayani pria hidung belang.
Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, bisnis prostitusi online kalangan mahasiswi yang dijalani kedua tersangka itu sudah cukup lama. Keduanya diduga sudah dua tahun menjalani bisnis tersebut.
Keduanya menjajakan mahasiswi lewat pesan berantai dalam aplikasi WhatsApp dan Line. Apabila, ada yang tertarik, baru dilakukan transaksi untuk dipesan.
"Sekali booking, tarifnya itu Rp 3 juta," terang Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (20/12).
Kedua tersangka mendapatkan keuntungan 30 persen dari mahasiswi yang sudah dibooking sama pria hidung seharga Rp 3 juta itu. Menurut Frans, para tersangka mempunyai peran sendiri dalam menjalankan modus bisnis prostitusi onlinenya.
Seperti AP, perannya adalah yang mencari atau merekrut mahasiswi untuk bisa melayani pria hidung belang. Apabila sudah mendapatkan, para mahasiswinya difoto, setelah itu baru dikirim ke UY. Nantinya, UY yang mengirim foto secara bersamaan dengan pesan berantai di WhatsApp dan Line. Apabila pengiriman itu ada yang cocok, baru dilakukan transaksi.
"Anak buah tersangka ini ada lima mahasiswi, yang siap untuk melayani pria hidung belang," ucap dia.
Dari penangkapan kedua tersangka, polisi akan menerapkan pasal Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya