Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pria ini Tewas Dibacok Temannya di Gunung Katu Malang, Motif Karena Dendam

Pria ini Tewas Dibacok Temannya di Gunung Katu Malang, Motif Karena Dendam

Pria ini Tewas Dibacok Temannya di Gunung Katu Malang, Motif Karena Dendam

Korban tewas dalam kondisi luka bacokan sebanyak 17 sayatan.

Abdul Azis Sofii (36) berniat menjalani sebuah ritual demi mendapatkan kesembuhan ibunya yang sedang sakit ke Gunung Katu, Kabupaten Malang. Tetapi korban justru tewas di tangan Pendik Lestari (27), teman yang diminta menemani dalam ritual tersebut.


Pendik diduga sebagai pelaku pembunuhan Azis yang jasadnya ditemukan di kawasan Gunung Katu, Desa Sumberpang Kidul, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Saat ditemukan jasad korban dalam kondisi luka bacokan sebanyak 17 sayatan.

Tersangka Pendik sebagai warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang diamankan di tempat tinggalnya di Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.


Kejadian bermula ketika tersangka Pendik diminta korban untuk menemani dan membantu ritual pengobatan alternatif bagi ibunya yang sedang sakit. Ritual tersebut mengharuskan korban membuang sebuah kendi berisi barang-barang ritual seperti bunga, tanah dan kepingan emas.

Korban dan tersangka kemudian pergi ke Gunung Katu, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, pada Rabu (27/3/2024) malam untuk melaksanakan ritual tersebut.

Pria ini Tewas Dibacok Temannya di Gunung Katu Malang, Motif Karena Dendam



Namun, sesampainya di lokasi, terjadi pertengkaran antara keduanya yang dipicu oleh ajakan berhubungan badan sesama jenis dan berujung pada perkelahian.

Tersangka yang kalap kemudian mengambil sebuah parang dan mengayunkannya ke tubuh korban berkali-kali, mengakibatkan korban tewas dengan 17 luka bacok.


“Berdasarkan keterangan yang didapatkan oleh penyidik, tersangka menolak ajakan tersebut, sehingga terjadilah perkelahian antara tersangka dengan korban yang berakhir tersangka membacok korban dengan senjata tajam berupa bedog," jelas Kompol Imam Mustolih, Wakapolres Malang dalam konferensi pers, Selasa (9/4).

Usai melakukan penganiayaan terhadap korban, tersangka Pendik kemudian mengambil barang-barang berharga milik korban lalu kabur meninggalkan lokasi. Barang tersebut di antaranya dua buah ponsel dan uang tunai sejumlah Rp510 ribu.


“Senjata tajam yang dipergunakan untuk membacok korban kemudian dibuang sepanjang jalur menuju ke arah rumah tersangka,” ungkapnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat mengungkapkan, korban dan tersangka sudah saling mengenal sebelumnya. Keduanya merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman di Lapas Lowokwaru Kota Malang.


"Tersangka merupakan residivis dari kasus pengancaman dengan kekerasan, sedangkan korban yang meninggal adalah residivis kasus pencabulan," tambah AKP Gandha.

Motif tersangka nekat membunuh korban adalah terkait ekonomi dan dendam. Namun demikian, penyidik masih terus mendalami keterangan tersangka yang mengungkapkan bahwa saat kejadian, ada rayuan dari korban kepada tersangka untuk melakukan hubungan badan sejenis, namun tersangka menolak kemudian terjadi perkelahian.

“Motifnya ekonomi, ingin menguasai harta korban dan dendam, tersangka suka berhutang ke korban,” ungkapnya.

Pria ini Tewas Dibacok Temannya di Gunung Katu Malang, Motif Karena Dendam


AKP Gandha menyebut, dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik, tersangka PL kerap memberikan keterangan berbelit-belit untuk mengecoh polisi. Ia kerap membangun alibi untuk menutupi perbuatannya. Hingga saat ini tersangka tidak mengakui perbuatannya.

Sebelumnya, tersangka Pendik diamankan bersama istrinya, namun seiring perkembangan kasus, kepolisian hanya menetapkan satu orang tersangka yakni Pendik saja.


“Penyidikan intensif kita hanya tetapkan tersangka sebanyak satu orang saja yang bersangkutan tersangka tunggal dalam perkara ini,” tandasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, serta Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun.

Motif Pembunuhan Pria Terbungkus Sarung di Tangsel Karena Sakit Hati, Kalimat Ini yang Bikin Pelaku Emosi
Motif Pembunuhan Pria Terbungkus Sarung di Tangsel Karena Sakit Hati, Kalimat Ini yang Bikin Pelaku Emosi

Terungkap motif pembunuhan pria dalam sarung yang dilakukan keponakan korban.

Baca Selengkapnya
Seorang Pria Bacok Kedua Mertuanya, Diduga Jadi Biang Kerok Perceraian
Seorang Pria Bacok Kedua Mertuanya, Diduga Jadi Biang Kerok Perceraian

Korban pertama jadi sasarannya adalah mertua laki-laki yang duduk istirahat.

Baca Selengkapnya
Geger Temuan Wanita Muda di Bekasi Tewas Usai Dicekik, Begini Kronologinya
Geger Temuan Wanita Muda di Bekasi Tewas Usai Dicekik, Begini Kronologinya

Motif pembunuhan belum diketahui. Usai membunuh, pelaku melapor ke polisi.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Seorang Pria Mengamuk Tak Terima Ditegur saat Pesta Miras sambil Nyalakan Musik sampai Tengah Malam
Seorang Pria Mengamuk Tak Terima Ditegur saat Pesta Miras sambil Nyalakan Musik sampai Tengah Malam

Korban melaporkan kejadian tersebut kepada Kelian Banjar Kehen dan Pecalang Desa Adat.

Baca Selengkapnya
Pria di Lumajang Bakar Diri Setelah Bacok Adik Ipar, Diduga Dipicu Utang Piutang
Pria di Lumajang Bakar Diri Setelah Bacok Adik Ipar, Diduga Dipicu Utang Piutang

Seorang warga Lumajang, Jawa Timur menjadi korban pembacokan. Penganiayaan itu dilakukan kakak iparnya yang kemudian nekat membakar dirinya.

Baca Selengkapnya
Pembunuh Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading Ditangkap
Pembunuh Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading Ditangkap

Penyidik masih memeriksa pelaku guna mendalami relasi dengankorban serta motif pembunuhan tersebut.

Baca Selengkapnya
Detik-Detik Pria Bunuh Tantenya dengan Cobek Batu Ditangkap di Sebuah Pabrik
Detik-Detik Pria Bunuh Tantenya dengan Cobek Batu Ditangkap di Sebuah Pabrik

Usai membunuh, O kabur ke Kalimantan dan bekerja di pabrik tahu.

Baca Selengkapnya
Perampok Sekap Remaja di Bali, Begini Kronologinya
Perampok Sekap Remaja di Bali, Begini Kronologinya

Korban disekap saat kedua orangtuanya tidak ada di rumah. Pelaku menggasak sejumlah harta benda orangtua korban.

Baca Selengkapnya
Seorang Pria Ditemukan Tewas Dalam Gudang Kompos Perkebunan di Puncak Bogor
Seorang Pria Ditemukan Tewas Dalam Gudang Kompos Perkebunan di Puncak Bogor

Penemuan mayat T itu dilaporkan oleh adik korban, Dedi.

Baca Selengkapnya