Presiden Jokowi Ingatkan Masyarakat Jangan Anti dengan Asing dan Aseng

Rabu, 18 September 2019 11:17 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Presiden Jokowi Ingatkan Masyarakat Jangan Anti dengan Asing dan Aseng Presiden Jokowi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia saat ini sedang mempercepat kemajuan bangsa. Yaitu dengan cara mengelola perbedaan. Termasuk kata dia mampu mengelola orang asing untuk bekerja sama. Sebab itu Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut meminta kepada masyarakat agar tidak anti dengan pihak asing.

"Kita sendiri termasuk makin mampu mengelola orang asing yang ingin bekerja sama dengan kita, dengan catatan menguntungkan bangsa kita. Jangan apa-apa, belum-belum sudah antek asing, antek aseng, itu namanya emosi keagamaan," kata Jokowi dalam acara forum titik temu 'kerjasama multikultural untuk persatuan dan keadilan' di Hotel Double tree, Cikini, Menteng, Pusat, Rabu (18/9).

Jokowi mengatakan keberhasilan sebuah negara, daerah ditentukan dengan masyarakat menerima kemajemukan. Semakin menerima kata dia, negara semakin diminati serta dikunjungi.

"Keberhasilan sebuah masyarakat akan ditentukan melalui derajat penerimaannya kepada kemajemukan. Semakin masyarakat menerima kemajemukan maka akan semakin diminati, semakin dikunjungi, didatangi, mendongkrak kesejahteraan di daerah atau negara itu," ungkap Jokowi.

Dia pun bersyukur Indonesia adalah negara yang majemuk. Berbeda tapi tetap bersatu. Dari sabang hingga merauke memiliki perbedaan yang beragam.

"Alhamdulillah indonesia adalah negara majemuk yang sejak awal berdirinya, bangsa kita adalah bangsa bhineka, beda suku bangsa budaya tapi Indonesia yang tunggal ika, bersatu dalam perbedaan," ungkap Jokowi.

Hadir dalam acara ini Istri Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid, tokoh agama Muhammad Quraish Shihab, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi dan sejumlah tokoh lainnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini