Prajurit TNI Kodim 0119/Bener Meriah, Kodam Iskandar Muda, menunjukkan dedikasi tinggi dalam misi kemanusiaan. Mereka sigap mengevakuasi Ngadiman (70), seorang lansia yang kritis di Desa Hakim Putri Pintu. Kejadian ini berlangsung di tengah kondisi sulit akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.
Evakuasi ini dilakukan setelah keluarga dan masyarakat setempat melaporkan kondisi kesehatan Ngadiman yang terus memburuk. Danramil 01/Bandar, Kapten Inf Arianto, memimpin respons cepat terhadap laporan tersebut. Tim segera bergerak menuju lokasi untuk memberikan pertolongan darurat.
Proses evakuasi di Bener Meriah ini menghadapi tantangan besar karena tingginya genangan air dan akses jalan yang rusak parah. Meskipun demikian, prajurit TNI bersama warga berhasil membawa korban menuju RSUD Munyang Kute. Tujuannya agar Ngadiman segera mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat.
Advertisement
Advertisement
Tantangan Evakuasi di Tengah Bencana
Proses evakuasi Ngadiman menjadi sangat menantang bagi prajurit TNI dan warga setempat. Kondisi medan yang sulit akibat bencana banjir dan tanah longsor menjadi hambatan utama. Tingginya genangan air serta kerusakan akses jalan memperparah situasi di lapangan.
Kapten Inf Arianto, Danramil 01/Bandar, menjelaskan betapa beratnya upaya evakuasi tersebut. "Proses evakuasi sangat menantang mengingat kondisi medan yang sulit akibat tingginya genangan air dan akses jalan yang rusak," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan kompleksitas operasi kemanusiaan di wilayah terdampak.
Meskipun demikian, semangat gotong royong antara anggota Koramil 01/Bandar dan masyarakat tidak surut. Mereka berjuang bersama menembus medan yang tidak mudah demi keselamatan korban. Keberhasilan evakuasi lansia ini menjadi bukti nyata sinergi dalam menghadapi situasi darurat bencana.
Advertisement
Advertisement
Komitmen TNI dalam Penanganan Bencana
Aksi kemanusiaan ini menegaskan komitmen kuat TNI, khususnya Kodim 0119/Bener Meriah, dalam membantu masyarakat. Mereka selalu hadir di garis depan saat terjadi bencana alam. Kehadiran TNI tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga rasa aman.
Selain melakukan evakuasi lansia korban bencana, personel TNI juga aktif dalam berbagai kegiatan lainnya. Mereka terus melakukan patroli wilayah untuk memantau situasi di titik-titik rawan. Bantuan logistik juga didistribusikan kepada warga yang terdampak banjir.
Danramil Arianto menekankan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat sangat penting. "Evakuasi korban sakit ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI dalam penanganan darurat bencana," katanya. Ini juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak di berbagai wilayah Kabupaten Bener Meriah.
Advertisement
TNI berupaya keras memastikan seluruh warga mendapatkan perhatian dan pertolongan yang layak. Terutama bagi mereka yang berada di daerah terisolir atau memiliki keterbatasan mobilitas. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam situasi sulit.
Sumber: AntaraNews