Prabowo Sebut Taat Prokes dan Vaksinasi Covid Wujud Bela Negara di Tengah Pandemi

Senin, 16 Agustus 2021 15:59 Reporter : Fikri Faqih
Prabowo Sebut Taat Prokes dan Vaksinasi Covid Wujud Bela Negara di Tengah Pandemi Unggahan Prabowo Subianto. Instagram/@prabowo ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyampaikan taat protokol kesehatan dan ikut vaksinasi Covid-19 merupakan wujud bela negara. Sebab pandemi Covid-19 merupakan bagian dari ancaman yang tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga ekonomi dan sosial.

“Di era dimana ancaman pandemi Covid-19 belum berakhir, bangsa Indonesia masih berjuang melawan virus. Banyak hak yang dapat dilakukan (sebagai wujud bela negara, red.) salah satunya mengikuti vaksin dan mematuhi protokol kesehatan," kata Prabowo saat memberi sambutan pada acara seminar secara virtual di Jakarta, Senin (16/8).

Prabowo menerangkan protokol kesehatan itu antara lain memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan. Dia menegaskan, bela negara bukan hanya tugas pegawai Kementerian Pertahanan, serta anggota TNI dan Polri, karena bela negara merupakan tugas seluruh rakyat Indonesia.

"Untuk itu, saya mengajak kita semua menjalankan tugas dan kewajiban kebangsaan serta bersama-sama lakukan yang terbaik untuk bangsa. Tunjukkan kita kuat menghadapi pandemi," ujarnya.

Dia juga menyampaikan wujud bela negara bukan cuma angkat senjata, melainkan bekerja sesuai profesi dan kemampuannya serta berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara.

"Berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara sesuai dengan peran dan profesi masing-masing, apapun pendidikan, kota, latar belakang, pekerjaan, kita punya hak dan kesempatan yang sama untuk bela negara. Saya yakin kita dapat melakukan bela negara bersama dan mampu melewati masa-masa Covid-19," jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Dalam acara yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemhan, Ketua Umum DWP Erni Tjahjo Kumolo menegaskan upaya menghadapi pandemi Covid-19 merupakan salah satu wujud bela negara.

"Bela negara umumnya dikaitkan upaya mempertahankan negara dari serangan militer asing. Saat ini bela negara dimaksudkan memperkuat nasionalisme dan patriotisme warga negara Indonesia di tengah ancaman terorisme internasional, aksi kekerasan berbau SARA, dan sekarang pandemi Covid-19," kata Erni.

Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pihak untuk terlibat aktif membantu pemerintah dan tenaga kesehatan menghadapi Covid-19.

"Bila kondisi ini dianggap sebagai medan pertempuran menghadapi bencana, dokter dan tenaga kesehatan adalah prajurit yang harus berada di garis depan. Namun, tidak cukup mengandalkan tenaga kesehatan, tidak cukup meminta pemerintah mengatasi bencana ini. Keberadaan seluruh komponen bangsa sangat dibutuhkan," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini