Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PPDB Online, Pemkot Solo Prioritaskan Anak Tenaga Kesehatan

PPDB Online, Pemkot Solo Prioritaskan Anak Tenaga Kesehatan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo. ©2017 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memprioritaskan anak tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja untuk penanganan Covid-19 untuk mendapatkan sekolah sesuai zonasi. Hal tersebut sebagai wujud kepedulian pemkot kepada perjuangan mereka.

"Mereka kita berikan prioritas khusus untuk bisa masuk SD atau SMP. Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan sudah mendata anak-anak nakes yang tengah masuk ke jenjang SD dan SMP tahun ajaran ini," ujar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Sabtu (13/6).

Setelah dilakukan pendataan, dikatakannya, anak dari nakes bisa memilih sekolah di zonasi terdekatnya. Untuk jenjang SMA/SMK, Rudy mengaku tidak bisa memberikan prioritas karena status sekolah milik Pemprov Jawa Tengah. Sehingga diharapkan gubernur yang mengurusi nya.

Menurut Rudy, bagi anak di nakes dari luar wilayah Solo, juga diminta memilih sekolah terdekat saat pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online berlangsung. Ia mencontohkan anak nakes rumahnya di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar dapat sekolahnya sesuai zonasi di wilayah Kecamatan Jebres, Solo.

"Pemberian prioritas itu merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada nakes yang telah menjadi ujung tombak dalam penanganan Covid-19," tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Etty Retno wait menambahkan, berdasarkan hasil pendataan ada 21 anak nakes yang akan mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021. Namun, tidak semuanya mengambil fasilitas sekolah negeri yang dikeloka Pemkot Solo.

"Dari 21 yang kita data, hanya 16 anak dari nakes yang mau sekolah negeri milik Pemkot Solo. Sisanya pilih sekolah swasta," jelasnya.

Puluhan nakes yang didata tersebut, lanjut dia, selama ini bekerja di beberapa rumah sakit dan puskesmas di Solo. Para calon siswa baru tersebut dimasukkan melalui jalur orang tua yang pindah dinas.

"Jadi nanti anak nakes tersebut sekolah di zonasi paling dekat dengan tempat kerja orang tuanya," pungkas Etty.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP