PPATK temukan sisa dana Rp 7 miliar milik First Travel

Selasa, 29 Agustus 2017 13:42 Reporter : Nurul Afrida
PPATK temukan sisa dana Rp 7 miliar milik First Travel Kiagus Ahmad Badaruddin. ©2017 Merdeka.com/Nurul Afrida

Merdeka.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap menemukan sisa dana Rp 7 miliar dari rekening PT First Anugerah Karya Wisata alias First Travel. Dana tersebut ditemukan dari 50 rekening yang telah ditutup PPATK.

"Sisa dananya ada dari rekening-rekeningnya. Kita sudah menutup 50 rekening yang didalamnya terdapat dana Rp 7 miliar," ujar Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin kepada wartawan di kantornya, Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (29/8).

"Iya, uang direkening. Kalo soal nanti ada berapa dalam bentuk asetnya itu nanti kita tunggu hasil dari Polri. Kami kan hanya transaksi nih, apakah transaksi itu sampai sekarang masih ada atau tidak," terang Kiagus.

Temuan itulah yang disampaikan PPATK kepada Bareskrim Polri. Sayangnya, Kiagus enggan membeberkan secara rinci.

"Hasilnya nanti ditanyakan ke Bareskrim saja. Jadi sudah kita sampaikan kesana supaya tidak simpang siur nanti bisa ditanyakan disana," tuturnya.

"Rekening itu nggak boleh kami sebutkan. Pokoknya jumlah saja ya," tambahnya.

PPATK, lanjut Kiagus, pihaknya menemukan adanya aliran dana keluar negeri. Namun, masih terus ditelusuri PPATK.

"Iya. Kita kalau transaksi keluar negeri ada. Tapi itu nanti itu ditelusuri apakah sisa dananya masih ada, kalau dia beli aset-asetnya masih ada itu nanti tindak selanjutnya yang akan ditempuh oleh penyidik," ujarnya.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam dugaan penipuan terhadap calon jemaah umrah oleh PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel). Aliran dana para calon jemaah umrah yang mencapai miliaran rupiah ternyata diinvestasikan ke aset pribadi, seperti mobil dan rumah. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. First Travel
  2. Penipuan Umrah
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini