Ponsel Hilang, Turis Australia Tinju Satpam di Kuta Hingga Pelipis Mata Robek

Minggu, 1 Desember 2019 23:05 Reporter : Moh. Kadafi
Ponsel Hilang, Turis Australia Tinju Satpam di Kuta Hingga Pelipis Mata Robek ilustrasi pemukulan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus penganiayaan kembali terjadi dan dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) asal Australia bernama bernama Whiting Zac William (18). Turis itu memukul Adni Junus Liu (33), seorang petugas keamanan di restoran cepat saji Burger King, Jalan Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (29/11) sekitar pukul 02.30 Wita.

"Yang bersangkutan (pelaku) telah diamankan (Polsek Kuta)," kata Iptu I Putu Ika Prabawa, Minggu (1/12).

Dia menceritakan kronologinya. Pada Jumat (29/11) sekitar pukul 02.45 Wita, korban tengah duduk di depan restoran cepat saji tempatnya bekerja. Kemudian, beberapa orang asing ribut-ribut dengan tukang ojek karena ponsel hilang. Korban menegur orang asing itu agar tidak ribut di tempat bekerjanya.

Orang asing tersebut pergi mencari ponselnya. Beberapa saat kemudian orang tersebut kembali dan menanyakan kepada korban mengenai pelaku yang mengambil ponselnya. Korban menjawab tidak tahu.

Namun, orang asing itu justru memaksa korban bertanggung jawab atas kehilangan ponsel mereka. Salah satu dari mereka memukul bagian wajah korban.

"Sehingga menyebabkan korban mengalami luka robek pada pelipis sebelah kiri. Atas kejadian itu, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kuta guna proses lebih lanjut," jelas Prabawa.

Polsek Kuta langsung mengamankan pelaku di tempat menginapnya, Town House Hotel Jalan Popies 1 Kuta, Kabupaten Badung. Pelaku diamankan di Mapolsek Kuta guna proses lebih lanjut.

Berdasarkan pengakuan pelaku, dia memukul karena marah kepada korban yang tidak bertugas dengan baik sehingga ponsel mereka hilang di sekitar Jalan Legian.

"Hasil interogasi, yang bersangkutan mengaku melakukan pemukulan terhadap korban sebanyak 2 kali menggunakan tangan mengepal kebagian wajah," ujar Prabawa. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini