Polri sebut saat ini sedang marak hoaks masalah pangan dan telur palsu

Rabu, 21 Maret 2018 17:13 Reporter : Liputan6.com
Polri sebut saat ini sedang marak hoaks masalah pangan dan telur palsu

Merdeka.com - Polri mengklaim penyebaran hoaks atau berita bohong serta ujaran kebencian di media sosial menurun. Namun, kini muncul hoaks soal pangan dan isu telur palsu.

"Kalau hoaks yang jenis ujaran kebencian sara turun. Tapi hoaks lain muncul meningkat, yaitu hoaks masalah pangan, isu telur (palsu) merebak di mana-mana," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (21/3).

Setyo yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Pangan ini menyatakan, tidak ada telur palsu. Pihaknya telah menguji telur yang dicurigai palsu itu ke laboratorium. Hasilnya, telur yang dimaksud dinyatakan asli.

Jenderal bintang dua itu meminta kepada masyarakat agar segera melapor jika menemukan telur yang dicurigai palsu untuk ditindaklanjuti. Hal itu dilakukan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat terkait informasi yang sebenarnya.

Sebab, isu telur palsu yang merebak di media sosial ini telah meresahkan masyarakat. "Sekarang peternak telur mengeluh karena ada isu ini. Lama-lama peternak bisa bangkrut," kata Setyo.

Lebih dari itu, hoaks pangan yang bergulir saat ini bakal berdampak pada kesehatan masyarakat. Telur selama ini dikenal sebagai pemberi asupan protein dengan harga relatif murah. Dengan adanya isu tersebut, maka tingkat konsumsi telur masyarakat akan merosot.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Hoax
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini