Polri Proses 132 Laporan Pelanggaran Pemilu, Dari Politik Uang Hingga Kampanye Anak

Jumat, 5 April 2019 18:58 Reporter : Merdeka
Polri Proses 132 Laporan Pelanggaran Pemilu, Dari Politik Uang Hingga Kampanye Anak Gedung Bareskrim Mabes Polri. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) telah menerima 554 laporan terkait dugaan tindak pidana pelanggaran hukum selama kampanye hingga Jumat 5 April 2019. 132 laporan tengah diproses Polri.

"Dari 554 itu diteliti oleh kami di sentra Gakkumdu, ditentukan 422 tidak memenuhi persyaratan pidana pelanggaran Pemilu dan 132 yang kita dilanjutkan," kata Kepala Biro Pembinaan dan Operasional (Karobinopsnal) Bareskrim Polri Brigjen Nico Afinta dalam diskusi di Hotel Ashley Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/4).

Nico mengatakan, 104 dari 132 perkara tersebut telah diserahkan ke kejaksaan. Kemudian 20 perkara tidak bisa dilanjutkan dan sisanya 8 perkara lainnya masih proses penyidikan.

Perkara yang dilaporkan seperti halnya kampanye di luar jadwal, praktik politik uang, kampanye yang melibatkan anak-anak hingga kampanye di tempat ibadah.

"Kampanye menggunakan fasilitas negara, kemudian kerusakan alat peraga kampanye, mengadu domba, dan mengacaukan jalannya kampanye," ujar dia.

Kendati begitu dalam laporan itu, dia menyebut Gakkumdu belum menerima laporan mengenai dana kampanye.

"Masih belum ada, tapi nanti kalau ada tetap mekanismenya sama melalui mekanisme sentra Gakkumdu. Di situ ada Bawaslu, Polri, kejaksaan. Nanti kita kaji di situ," kata Nico.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini