Polri kerahkan 16 ribu personel amankan TPS di Jakarta

Rabu, 8 Februari 2017 21:05 Reporter : Ronald
Gelar pasukan Operasi Lilin di Polda Metro Jaya. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gelaran akbar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan digelar Rabu (15/2). 16.222 Personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Ada 16.222 personel. Dari polisi siap mengamankan (pilkada), dan dibantu dari polisi Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten. Ya dibantu sama tetanggalah. TNI iya pasti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/2).

Kata Argo, di DKI Jakarta ada 23 ribu TPS. Polisi menegaskan kalau pihaknya mempunyai trik untuk amankan TPS tersebut.

"Selain dari polisi ada panitia pemilu setiap TPS ada di situ, ada saksi, ada KPPS dan semua sudah dikoordinasikan. Jadi nanti setelah pencoblosan itu akan kita kirim ke PPK. Kita jaga jangan sampai ada kejadian tidak diinginkan," harapan Argo.

Polisi juga telah memetakan mana saja TPS yang rawan. Misal, rawan bencana seperti banjir atau longsor, atau TPS rawan di dekat kediaman para tokoh partai politik, tempat ibadah, mau pun di sekitar wilayah perkantoran.

"Tentu itu perlu diintensif. Rumusnya, tentunya nanti ada dua polisi, empat Linmas di empat TPS. Selain itu, ada kepolisian yang bersiap-siaga dan patroli, semuanya bisa tercakup," pungkas Argo.

Pilkada DKI Jakarta akan berlangsung pada 15 Februari 2017. Untuk Pilkada DKI diikuti tiga pasangan calon, yakni nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono- Sylviana Murni. Nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat. Dan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno. [ian]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.