Polri akui punya bukti HTI bertentangan dengan Pancasila
Merdeka.com - Kepolisian Republik Indonesia menyebut memiliki bukti kuat kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bertentangan dengan nilai Pancasila. Adapun bukti tersebut berupa cuplikan video berbagai kegiatan HTI, laporan dari masyarakat maupun kegiatan mereka di salah satu kampus Jawa Barat.
"Video-video kegiatan-kegiatan, laporan tentang kegiatan mereka dan dokumentasinya," terang Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/5).
Setyo menambahkan, saat ini proses masalah HTI sedang diproses kementerian Hukum dan Ham. Untuk itu, Polri yang juga bagian dari pemerintah akan mendukung langkah-langkah penegakan bagi organisasi yang anti dasar negara Indonesia yakni Pancasila.
"Pemerintah kita sudah menyatakan ormas-ormas yang tidak mengakui dasar negara Pancasila. Tidak mengakui NKRI ya tidak boleh ada," jelas Setyo Wasisto.
Dikabarkan sebelumnya, Menkopolhukam Wiranto telah mengumumkan pembubaran HTI karena dianggap tidak sesuai dengan Ideologi bangsa Indonesia pada Senin (8/5).
Nantinya, Pembubaran ormas tersebut ditempuh melalui jalur hukum lewat pengadilan dan prosesnya sedang dilakukan.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya