Politik Identitas Bisa Jadi Ancaman di Pemilu 2024, Ini Pesan Wapres

Minggu, 4 Desember 2022 00:35 Reporter : Ihwan Fajar
Politik Identitas Bisa Jadi Ancaman di Pemilu 2024, Ini Pesan Wapres Wapres Maruf Amin tutup Muktamar Muhammadiyah. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Politik identitas jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menjadi ancaman. Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Pilpres 2024 tidak ada lagi politik identitas.

"Saya kira sudah sejak lama kita menghindari politik identitas, perbedaan politik, perbedaan capres agar tidak membelah bangsa. Kita bertoleransilah," ujarnya saat silaturahmi civitas akademi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sabtu (3/12).

Ma'ruf Amin mengaku perbedaan dukungan politik baik partai politik (parpol) maupun calon presiden (Capres) tidak seharusnya menciptakan permusuhan. Pilpres sebelumnya seharusnya menjadi pengalaman.

"Seharusnya kita sudah pengalaman. Jadi tidak perlu ada konflik, menggunakan identitas untuk kampanye," kata dia.

2 dari 2 halaman

Zaman dahulu, kata Ma'ruf, penetapan Ramadan dan lebaran pernah memunculkan permusuhan di kalangan bawah. Tetapi seringnya terjadi perbedaan membuat tidak lagi menjadi masalah.

Ma'ruf mencontohkan perbedaan penetapan awal Ramadan dan lebaran antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang tidak membuat masalah.

"Kita dulu berbeda lebaran dan puasa. Itu dulu memang ada terjadi konflik dan permusuhan di bawah, tapi sekarang sudah tidak ada masalah. Saya kira di politik juga begitu. Sudah berkali-kali pemilu seharusnya tidak ada lagi (politik identitas) karena masing-masing sudah matang," pungkas dia. [cob]

Baca juga:
PDIP: Rakyat Bukan Obyek Jual Beli Suara Saat Pemilu
NasDem Percaya Diri, Pengganti Presiden Jokowi Hanya Anies Baswedan
Inilah Sura dan Sulu, Jalak Bali si Maskot Pemilu 2024
Zulhas, Ganjar, dan Erick Thohir Hadiri Peluncuran Bacaleg PAN Jateng
Penjelasan Indikator Politik Indonesia Erick Thohir Masuk Cawapres Terkuat Nonparpol
Unggul di Semua Survei, Zulhas: Ganjar Pantas Dicalonkan Capres PAN 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini