Polisi: Vigit Waluyo Tersangka Mafia Bola Kasus PSMP Mojokerto
Merdeka.com - Tim Satgas Mafia Bola hingga kini masih melakukan pengembangan kasus pengaturan skor Liga Indonesia. Alhasil, tim tetapkan Vigit Waluyo menjadi tersangka. Di mana, Vigit diduga sebagai otak pengaturan skor.
"Kasus dari pada perkara antara yang dilaporkan, pak Vigit Waluyo, VW pada malam ini sudah menjadi tersangka," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/1) malam.
Kata Argo, hal itu berdasarkan gelar perkara. "Tim melakukan gelar perkara, mekanisme gelar sudah menaikan tersangka VW menjadi tersangka," ujarnya.
"(Vigit) Menjadi tersangka dalam kasus PSMP Mojokerto," pungkasnya.
Sebelumnya, Tim Satauan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola hingga kini terus mengusut kasus pengaturan skor di liga sepak bola Indonesia. Dalam kasus ini, sudah ada empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari kasus ini pula, muncul satu nama yakni Vigit Waluyo yang diduga sebagai otak pengaturan skor.
Tim membeberkan peran dari Vigit dalam kasus itu. Di mana berperan memberikan dana ratusan juta kepada Dwi Irianto atau Mbah Putih alias DI dalam pertandingan PS Mojokerto.
"Untuk terlapor DI menerima aliran dana dari terlapor VW sebesar Rp 115 juta dengan tujuan memenangkan PS Mojokerto untuk dari Liga 3 menjadi Liga 2," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Rasen Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (7/1).
Seperti diketahui juga, Vigit Waluyo hingga kini masih mendekam di balik jeruji besi Kejaksaan Negeri Sidorjo atas kasus korupsi PDAM. Meskipun demikian, Argo tak mempermasalahkan hal itu. "Kan beda kasus itu," kata Argo.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya