Polisi Ungkap Pembagian Tugas Abu Rara dan Istri Penusuk Wiranto

Jumat, 11 Oktober 2019 18:33 Reporter : Merdeka
Polisi Ungkap Pembagian Tugas Abu Rara dan Istri Penusuk Wiranto Wiranto diserang. ©2019 twitter.com

Merdeka.com - Polisi menyebut SA alias Abu Rara, menyerang Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto secara spontan. Wiranto ditikam saat kunjungan kerja di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, Abu Rara merencanakan aksi teror setelah mengetahui Amir JAD Bekasi Abu Zee Ghurobah ditangkap.

"(Abu Rara) stres, beranggapan akan ditangkap, ditembak, maka mencari momentum (penyerangan) itu," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).

Abu Rara mengajak istrinya ke Alun-alun Menes, Pandeglang Banten. Menurut informasi, seorang pejabat akan berkunjung. Abu Rara akan menyerang seorang pejabat yang turun dari helikopter. Sedangkan, istrinya menyerang polisi yang ada di sekitarnya.

"Begitu lihat ada helikopter turun, lalu ada massa mendekat ke helikopter. Lalu secara spontan dia membagi tugas dengan istrinya, 'saya menyerang pejabat itu'. Dia tidak terlalu mengenal pejabat itu. Dan istrinya juga disampaikan Abu Rara 'nanti kamu serang polisi yang terdekat dengan kamu'," papar Dedi.

Seperti diketahui, Menko Polhukam Wiranto ditusuk Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Saat beraksi Abu Rara didampingi istrinya Fitria Diana (21). Polisi dan BIN menyebut kedua pelaku bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

Wiranto mengalami kejadian ini ketika hendak kembali ke Jakarta menggunakan helikopter. Dia baru saja meresmikan gedung kampus Universitas Mathla'ul Anwar Pandeglang serta memberi kuliah umum. Ketika turun dari mobil Land Crusier tiba-tiba diserang.

Wiranto sempat dibawa ke Klinik Menes Medical Center Pandeglang, lalu dirujuk ke RSUD Pandeglang. Selanjutnya, dengan menggunakan helikopter dibawa ke RSPAD untuk menjalani operasi.

Selain Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Daryanto, ulama Pandeglang, Fuad dan ajudan Danrem juga menjadi korban. Kompol Daryanto terluka diserang Fitria menggunakan pisau. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini