Polisi sebut Honda City diberondong tembakan pakai pelat bodong
Merdeka.com - Polisi memberondong tembakan ke arah Honda City dengan nomor pelat BG 1488 ON yang berusaha kabur saat ada razia di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Berondong tembakan ke arah mobil berpenumpang enam orang itu menewaskan satu wanita.
Hasil penyelidikan sementara, pelat mobil jenis sedan itu bodong atau tidak teregister. Namun penyelidikan lebih lanjut masih terhambat karena Diki (30), sopir mobil belum bisa diambil keterangan pascapengangkatan proyektil di tubuhnya.
Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga mengatakan, nomor polisi yang asli di mobil itu adalah B 1412 PAG. Namun, polisi belum mengetahui motif pemalsuan pelat mobil yang dikendarai korban.
"Kami pastikan pelatnya bodong, kita sudah dapat nomor aslinya, tidak tahu motif kenapa bisa bodong begitu," ungkap Hajat, Rabu (19/4).
Dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menelusuri asal usul mobil dan kepemilikan. Keterangan juga nantinya diperoleh dari korban Diki jika kesehatannya stabil.
"Jakarta sedang sibuk ngurus Pilkada, nantilah dulu. Tapi bakal kita cari tahu," ujarnya.
Selain pelat bodong, polisi tidak menemukan Surat Izin Mengemudi (SIM) dari korban Diki. Hanya saja, pihaknya belum memastikan apakah korban melanggar aturan lalu lintas karena tidak membawa SIM saat mengemudi.
"Tidak tahu dia apa tidaknya, hilang atau gimana. Yang pasti tidak kita temukan," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya