Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi sebut anggota geng motor di Depok korban broken home

Polisi sebut anggota geng motor di Depok korban broken home tiga wanita terduga penjarah toko baju di depok. ©2017 merdeka.com/nur fauziah

Merdeka.com - Dari kasus geng motor yang melakukan penjarahan toko di Depok, polisi sudah menggeledah lima lokasi. Dari seluruh penggeledahan itu diamankan 31 orang. Dari puluhan orang tersebut, polisi menetapkan 12 orang tersangka. Sedangkan 19 lainnya dikembalikan pada keluarga karena tidak terbukti terlibat.

Mereka yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka diketahui adalah anak-anak yang berasal dari keluarga tidak harmonis alias broken home. Selain itu mereka juga rata-rata anak putus sekolah. Dari data yang ada, 12 tersangka itu terdiri dari sembilan pria dan tiga wanita. Diketahui juga sebanyak delapan tersangka adalah anak di bawah umur.

"Rata-rata anak putus sekolah yang ada masalah dalam keluarga," kata Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto, Rabu (27/12).

Lantaran keluarga bermasalah, maka mereka mencari kenyamanan di luar rumah. Mereka berkumpul bersama teman-teman dan di sana mendapatkan rasa nyaman yang tidak didapat di rumah. Namun disayangkan perilakunya justru negatif.

"Mereka berkumpul dan akhirnya cenderung melakukan perbuatan menyimpang," ucapnya.

Polisi memberi perhatian khusus pada persoalan ini. Selain mengungkap tindak pidana yang dilakukan para berandalan bermotor, polisi juga berupaya mengungkap mengapa anak-anak bergabung dalam geng ini dan bertindak menyimpang.

"Kami berupaya tidak hanya mengungkap apa latar belakang orang ini masuk kelompok dan tergabung serta melakukan perbuatan menyimpang," katanya.

Keberadaan geng ini sudah sangat meresahkan warga. Anggota geng ini banyak yang berusia sekolah yang seharusnya lebih aktif dalam kegiatan sekolah dibandingkan berkumpul dalam geng ini.

"Mereka suka melakukan aksi kejahatan dan tawuran. Pelaku bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak. Ini yang kita dalami bagaimana bisa anak-anak masuk kelompok ini," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP