Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi sebut ada kelalaian pada jatuhnya bantalan crane Jatinegara

Polisi sebut ada kelalaian pada jatuhnya bantalan crane Jatinegara bantalan crane ambruk. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Kapolsek Jatinegara Kompol Supadi mengatakan, dugaan sementara peristiwa kecelakaan crane proyek double double track (DDT) Jatinegara kereta cepat Jakarta-Bandung, karena kelalaian kerja. Dia menyebut bakal menetapkan tersangka setelah melakukan gelar perkara.

"Yang jelas itu musibah, kelalaian. Sementara ya. Nanti hasil penyelidikan selanjutnya kita bisa menentukan tersangka dari gelar perkara," ujar Supadi ketika dikonfirmasi, Minggu (4/1).

Pihak kepolisian telah memeriksa 6 orang sebagai saksi. Namun, belum ada yang mengarah sebagai tersangka. Diketahui siang ini, ada sekitar 7 orang pekerja yang diperiksa di Polsek Jatinegara. Beberapa barang bukti berupa helm proyek, rompi, dan satu korban selamat.

"Ini baru saksi-saksi saja belum ditentukan tersangkanya karena baru saksi saksi semua yang diperiksa," kata Supadi.

Kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Jakarta Timur. Sebab korban tewas lebih dari satu orang. Kecelakaan ini juga ditangani Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Ini kan dilimpahkan ke Reskrim Polres (Jakarta Timur). Lebih dari satu orang yang meninggal makanya ditangani Polres," kata Supadi.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP