Polisi olah TKP penemuan bangkai rusa di Gunung Lawu
Merdeka.com - Tim Gabungan yang terdiri dari Polres Karanganyar, Polsek Jenawi, Perhutani Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), BKSDA Jateng dan Jatim serta sejumlah relawan ceto (Reco) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan 8 bangkai rusa Gunung Lawu. Tim gabungan menuju lokasi di Gupakan Menjangan area hutan Lawu melalui jalur pendakian Cetho yg dilakukan pada pagi pukul 7.00 WIB.
Pada pukul 14.00 WIB tim gabungan tiba di lokasi Gupakan Menjangan dan langsung melakukan olah TKP. "Di lokasi tersebut telah ditemukan 7 kerangka, 2 kepala, 5 kulit dan 4 jerohan. Lokasi berada di wilayah Selopundutan Jawa Timur. Kemudian lokasi ditemukannya 1 kepala yang masih gandeng dengan kulit di titik lain di ketinggian 2904 MDPL dan masuk wilayah Jatim," ujar tim dari BKSDA Jateng, Wiranto, Sabtu (10/6).
Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak mengatakan pada pukul 14.45 WIB, tim gabungan telah menyelesaikan olah TKP. Sebagian sampel dibawa ke Surabaya untuk diteliti.
"Setelah selesai melaksanakan olah TKP, sebagian sampel dibawa oleh Balai Gakkum BKSDA Jatim. Sampel akan diperiksakan ke laboratorium di Surabaya," kata Ade Safri.
Pemeriksaan di laboratorium ini, lanjut Kapolres, untuk menentukan jenis binatang yang ditemukan. Hal tersebut juga melalui persetujuan dari BKSDA Gakkum Jateng. Sementara puluhan anggota tim gabungan kembali tiba di Candi Cetho pada pukul 20.00 WIB.
"Dari hasil checking oleh petugas gabungan dengan menggunakan alat GPS dapat ditarik kesimpulan bahwa lokasi penemuan bangkai dan tulang yang diduga rusa, masuk di wilayah Jawa Timur. Belum didapatkan kepastian update spot apakah berada di Magetan atau wilayah Ngawi.
Untuk kepastian apakah masuk wilayah hukum Ngawi atau Magetan, akan didalami melalui peta dari Perhutani," pungkas Kapolres. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya