Polisi Masih Tunggu Hasil Visum Korban Pencabulan di Rumah Ibadah Depok
Merdeka.com - Penyidik terus mendalami kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di sebuah rumah ibadah di Depok beberapa waktu lalu. Korban saat ini berjumlah dua orang yang melapor ke polisi. Kedua korban adalah YJ dan BA.
Untuk mendalami kasus ini, penyidik melakukan visum atas kedua korban. Saat ini baru satu hasil visum dari kedua korban sudah selesai.
"Tempo hari kami layangkan visum. Dari dua visum yang kami layangkan, satu sudah keluar dengan korban inisial YJ, kemudian satu korban lagi inisial BA masih menunggu hasil visumnya," kata Kasat Reskrim Polrestro Depok Kompol Wadi Sa’bani, Selasa (23/6).
Penyidik juga memerlukan keterangan lebih dalam dari kedua korban. Namun saat ini keduanya mengalami trauma sehingga perlu dilakukan trauma healing.
"Untuk korban kami lakukan trauma healing. Kami kerjasama dengan Unit Perlindungan Anak Dinsos Depok, dilakukan secara intens," ucapnya.
Komunikasi intensif dengan korban saat ini sedang dilakukan. Dengan harapan korban dapat memberikan informasi lengkap yang dapat menguak kasus ini.
"Melakukan pendekatan secara psikologis dan sedang rutin berjalan terus. Kami juga akan lakukan tes psikologi terhadap tersangka," ungkap Wadi.
Penyidik mendapatkan informasi bahwa pelaku yang berinisial SM (42) sempat merayu korban sebelum melakukan perbuatan cabul. Namun tidak ada ancaman kekerasan yang dilakukan pelaku terhadap korban.
"Hasil pemeriksaan kita terkait ancaman kekerasan itu tidak ada. Modusnya kan anak itu (korban) diminta beres beres dan yang lainnya diminta keluar. Kemudian dirayu korbannya," tutupnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya