Polisi Kantongi Identitas Sopir Angkot Aniaya Mantan Kapolsek Pancoran Mas Depok
Merdeka.com - Mantan Kapolsek Pancoran Mas Kompol Hamonangan Nadapdap menjadi korban pemukulan oleh sopir angkutan kota di Depok. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Peristiwa terjadi di depan apartemen Taman Melati di Jalan Margonda, Pondok Cina Beji.
Sebelum dianiaya, antara korban dan pelaku terjadi selisih paham. Namun belum disampaikan detil persoalan yang memicu perselisihan. "Saat kejadian terjadi selisih paham antara kedua belah pihak di jalan dengan kendaraan masing-masing. Mereka menyelesaikan dengan sama-sama turun dari kendaraan," kata Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus, Senin (26/8).
Saat korban menanyakan pada pelaku, tiba-tiba korban disundul oleh kepala pelaku. Korban pun mengalami luka hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. "Kondisi korban masih luka. Luka di bagian kepala karena disundul oleh pelaku," ungkapnya.
Korban saat itu hendak menuju tempat tugasnya di Polda Metro Jaya. Korban saat ini bertugas sebagai Kanit IV Kamneg Ditintelkam Polda Metro Jaya. Namun, di tengah jalan terjadilah selisih paham hingga akhirnya terjadi penganiayaan. "Pelaku saat ini sudah kami ketahui identitas. Dia adalah sopir angkot T19 jurusan Kp. Rambutan-Depok," paparnya.
Penyidik sudah mendatangi rumah pelaku namun tidak ada. Ditempat pelaku biasa nongkrong pun juga pelaku tidak ada. "Kami sedang fokus mencari pelaku. Identitas pelaku sudah ada. Enam saksi sudah diminta keterangan," tutupnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya