Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Gerebek Pabrik Produksi Ekstasi Milik Gembong Narkoba Fredy Pratama

<br>Polisi Gerebek Pabrik Produksi Ekstasi Milik Gembong Narkoba Fredy Pratama<br>


Polisi Gerebek Pabrik Produksi Ekstasi Milik Gembong Narkoba Fredy Pratama

Dalam penggerebekan kali ini total ada enam tersangka

Ditipidnarkoba Bareskrim Polri kembali menggerebek pabrik rumahan produksi ekstasi di sebuah rumah mewah daerah perumahan Taman Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Polisi Gerebek Pabrik Produksi Ekstasi Milik Gembong Narkoba Fredy Pratama

"Benar kami kembali mengungkap pabrik rumahan narkoba di Sunter Jakarta Utara,” kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa saat dikonfirmasi, Jumat (5/4).


Mukti mengungkap bahwa pabrik produksi ini ternyata kepunyaan dari gembong narkoba Fredy Pratama yang sampai saat ini masih menjadi buronan kelas kakap kepolisian Indonesia.

"Dia mengendalikan langsung melalui aplikasi BBM dari Bangkok, Thailand," kata Mukti.


Adapun, Mukti menjelaskan dalam penggerebekan kali ini total ada enam tersangka dengan barang bukti ribuan butir ekstasi beserta Clandestine Lab produksi ekstasi.

Polisi Gerebek Pabrik Produksi Ekstasi Milik Gembong Narkoba Fredy Pratama

"Clandestine lab ini lengkap, ada mesin cetak ekstasi, bahan baku yang siap cetak, bahan adonan dan alat pendukung pembuatan ekstasi lainnya. Bahan baku tersebut jika dicetak bisa mencapai 300.000 butir," ujarnya.

Namun demikian, Mukti menyampaikan hasil pengungkapan ini akan dijelaskan secara rinci saat Konferensi pers langsung di TKP, Sabtu 6 April besok.


Sebelumnya, Perburuan terhadap jaringan gembong narkoba Fredy Pratama masih terus dilakukan jajaran Bareskrim Polri. Dengan menemukan upaya dari Fredy yang kembali membangun jaringan pengedaran narkobanya.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa menjelaskan hal itu didapat dari adanya peran seorang wanita inisial L yang masih buron, menjadi sosok pengendali peredaran narkoba di Indonesia.


"Jaringan baru yang dibentuk oleh Fredy Pratama dan dikendalikan langsung oleh Fredy Pratama dengan dikendalikan atas nama L seorang wanita," kata Mukti saat dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/3).

Meski L sudah diketahui, namun Mukti masih berupaya memburu semua pihak yang terkait Fredy Pratama. Termasuk menangkap L yang memiliki peran pengendali sampai perekrut jaringan baru.


Sebagaimana hasil penangkapan jaringan Fredy telah bertambah empat, berdasarkan pengungkapan kasus oleh Polda Jawa Tengah. Sehingga, kini total tersangka yang ditangkap sebanyak 58 orang untuk jaringan Fredy.

Polisi Gerebek Pabrik Produksi Ekstasi Milik Gembong Narkoba Fredy Pratama

"Kita sedang mencari tokoh intelektual yang baru, seorang wanita, peran utamanya yang mengendalikan jaringan baru ini dan merekrut orang-orang baru dan juga sebagian mantan narapidana," ucap Mukti.

Sedangkan untuk posisi Fredy Pratama sendiri, lanjut Jenderal Bintang Satu Tersebut, posisinya diduga bersembunyi di dalam hutan kawasan Thailand.


"(Posisi pindah-pindah) Nggak. Saya yakinkan dia masih Thailand, tapi di dalam hutan," ujarnya.

Sementara untuk pengungkapan sejak periode 21 September 2023 hingga 13 Maret 2024, atau selama delapan bulan. Telah berhasil menangkap ribuan tersangka dan ribuan narkotika beragam jenis.


Terhitung 21.676 orang ditangkap dengan 17.710 tersangka dalam proses penyidikan. Dan sebanyak 3.966 tersangka lainnya sedang dalam proses rehabilitasi.

Kemudian untuk barang bukti yang diamankan ada sabu seberat 2,8 ton, ekstasi sebanyak 1.030.509 butir, ganja seberat 1,6 ton, kokain seberat 8,64 kilogram, tembakau gorila seberat 127,2 kilogram, ketamin seberat 24,8 kilogram, dan obat keras sebanyak 4.875.406 butir.

Polisi Segel Laboratorium Narkoba Fredy Pratama di Komplek Mewah Sunter, Hasilkan Jutaan Ekstasi
Polisi Segel Laboratorium Narkoba Fredy Pratama di Komplek Mewah Sunter, Hasilkan Jutaan Ekstasi

Barang-barang diimpor Fredy dari China merupakan bahan baku pembuatan narkoba

Baca Selengkapnya
Eks Kasat Narkoba Polres Lampung AKP Andri Gustami Dituntut Hukuman Mati atas Kasus Narkoba Fredy Pratama
Eks Kasat Narkoba Polres Lampung AKP Andri Gustami Dituntut Hukuman Mati atas Kasus Narkoba Fredy Pratama

Eks Kasat Narkoba Polres Lampung, AKP Andri Gustami jadi perantara peredaran narkotika jenis sabu milik jaringan Fredy Pratama.

Baca Selengkapnya
Dituntut Seumur Hidup, Bandar Narkoba Jaringan Fredy Pratama Hanya Divonis 12 Tahun Penjara
Dituntut Seumur Hidup, Bandar Narkoba Jaringan Fredy Pratama Hanya Divonis 12 Tahun Penjara

Bandar narkoba Wempi Wijaya yang merupakan anak buah Fredy Pratama hanya divonis 12 tahun penjara dan denda sejumlah Rp2 miliar subsider empat bulan kurungan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
FOTO: Penampakan Rumah Mewah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi oleh Gembong Narkoba Fredy Pratama di Perumahan Taman Sunter Agung
FOTO: Penampakan Rumah Mewah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi oleh Gembong Narkoba Fredy Pratama di Perumahan Taman Sunter Agung

Rumah tersebut merupakan laboratorium milik Fredy untuk memproduksi narkoba jenis Clandestine.

Baca Selengkapnya
Gembong Narkoba Fredy Pratama Bikin Jaringan Baru, Wanita Ini Jadi Pengendali
Gembong Narkoba Fredy Pratama Bikin Jaringan Baru, Wanita Ini Jadi Pengendali

Jaringan Fredy telah bertambah empat berdasarkan pengungkapan kasus narkoba oleh Polda Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya
Polri Ungkap Penangkapan Buronan Nomor 1 Thailand Jalan Menangkap Fredy Pratama, Bagaimana Caranya?
Polri Ungkap Penangkapan Buronan Nomor 1 Thailand Jalan Menangkap Fredy Pratama, Bagaimana Caranya?

Polri mengatakan penangkapan buronan nomor satu Thailand Chaowalit Thongduan bisa menjadi jalan untuk meringkus Fredy Pratama.

Baca Selengkapnya
Polisi Tangkap 884 Orang Jaringan Freddy Pratama, Sita 10,2 Ton Sabu dan 116,346 Ribu Ekstasi
Polisi Tangkap 884 Orang Jaringan Freddy Pratama, Sita 10,2 Ton Sabu dan 116,346 Ribu Ekstasi

Ratusan Jaringan Fredy Pratama itu ditangkap selama tahun 2020-2023.

Baca Selengkapnya
Terungkap, Tiga WNA 'Sulap' Vila di Bali Jadi Pabrik Narkotika Pakai Visa Investor
Terungkap, Tiga WNA 'Sulap' Vila di Bali Jadi Pabrik Narkotika Pakai Visa Investor

Pabrik narkotika itu berada di kompleks vila Sunny Village, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Baca Selengkapnya
Komisi III DPR Yakin Gembong Narkoba Fredy Pratama Dibekuk Tahun Ini: Tinggal Tunggu Waktu
Komisi III DPR Yakin Gembong Narkoba Fredy Pratama Dibekuk Tahun Ini: Tinggal Tunggu Waktu

Polisi sebelumnya menangkap 8 jaringan Freddy Pratama di Lampung

Baca Selengkapnya