Polisi Gagalkan Siswa SMP & SMA Ikut Demo di Malang
Merdeka.com - Sejumlah anak-anak SMP dan SMA yang berniat berdemontrasi di Gedung DPRD Kota Malang digagalkan Polres Malang. Mereka terjaring dalam razia yang digelar di Jalan Kertanegara Depan Stasiun Kota Malang.
Petugas memeriksa anak-anak yang rata-rata tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari dua orang. Mereka diminta untuk menyerahkan identitas berikut surat-surat kendaraan, handphone dan membuka jok kendaraan.
Beberapa siswa mengakui hendak mengikuti aksi demonstrasi yang tersebar lewat broadcast di media sosial. Lewat handphone, mereka sebagian diketahui adanya ajakan untuk datang dalam aksi di Depan Gedung DPRD.
Anak tersebut juga telah menyiapkan poster yang hendak dibentangkan saat aksi massa. Poster ditemukan di antaranya bertuliskan 'Hanya Ada Satu Kata Lawan' dan 'Entah Apa Yang Merasukimu DPR?'.
Mereka pun beberapa diminta menjelaskan maksud dan tujuan demonya. Beberapa anak bisa menjelaskan aspirasinya, namun di antaranya mengaku hanya ikut-ikutan.
Dalam razia polisi juga menemukan senjata tajam dalam bentuk gergaji yang diletakkan di dalam joke sepeda motor. Pemiliknya mengaku membawa senjata tersebut untuk memotong skok sepeda motornya. Dua pengendara diketahui membawa senjata tajam di dalam joknya.
Beberapa anak juga beralasan hendak menyaksikan latihan Arema FC, pulang sekolah atau sekadar melintas untuk sebuah kebutuhan. Karena dianggap melanggar anak-anak tersebut diangkut ke Polres Malang Kota.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya