Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi diminta persuasif amankan Jumenengan Keraton

Polisi diminta persuasif amankan Jumenengan Keraton Keraton Surakarta. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Acara peringatan ulang tahun naik tahta atau Tingalan Dalem Jumenengan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Paku Buwono XIII dipastikan berlangsung 22 April 2017. Potensi konflik antar kedua kubu yang berseteru sangat besar. Mengingat perbedaan pendapat yang belum bisa disatukan hingga saat ini.

Di satu sisi, kubu PB XIII yang digawangi oleh Satgas Panca Narendra ingin menggelar acara tersebut di Sasana Sewaka yang masih dikuasai kubu Lembaga Dewan Adat. Di sisi lain kubu Lembaga Dewan Adat juga akan menggelar acara yang sama di tempat yang sama, meski tanpa dihadiri raja.

Kapolresta Solo, AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan, akan mengamankan kegiatan tersebut tanpa memihak salah satu kubu. Namun ia berpesan kepada anggotanya agar lebih mengedepankan tindakan persuasif. Meskipun di lapangan diyakini banyak ditemukan kondisi yang tak kondusif. Wibowo juga meminta anak buahnya melakukan pengamanan secara humanis.

"Kami berpesan kepada anggota agar selalu mengedepankan tindakan persuasif saat pengamanan Jumenengan nanti. Pengamanan secara humanis juga akan kita kedepankan," ujar Wibowo, di Mapolresta Solo, Jumat (14/4).

Ribut menambahkan, pengamanan akan dilakukan polisi dam dinantu oleh TNI. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan Tingalanan Dalem Jumenengan berlangsung.

"Saat pengamanan jangan sampai ada yang melakukan tindakan anarkis. Kita juga melarang polisi maupun TNI melakukan tindakan kekerasan atau pemukulan," tandasnya.

""Kalau ada orang disuruh minggir atau diatur tidak mau jangan dipukul, ambil saja, naikin ke truk dan kita proses di Polresta," tegasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP