Polisi Dalami Video Pilot Lion Air Pukul Pegawai Hotel di Surabaya

Jumat, 3 Mei 2019 17:56 Reporter : Moch. Andriansyah
Polisi Dalami Video Pilot Lion Air Pukul Pegawai Hotel di Surabaya Lion Air. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi tengah mendalami kasus dugaan pemukulan karyawan hotel di Surabaya yang dilakukan seorang pilot Lion Air. Video pemukulan ini tengah viral di media sosial (medsos) Facebook.

"Kami tindak lanjuti, polisi sudah mengidentifikasi lokasi (hotel) keberadaan peristiwa tersebut, hotelnya sudah teridentifikasi lokasinya," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan singkat, saat dikonfirmasi wartawannya, Jumat (3/5).

Dia mengungkapkan, insiden pemukulan itu terjadi pada 30 April 2019 lalu di salah satu hotel di Jalan Nginden, Kecamatan Gubeng. Pasca-insiden pemukulan tersebut, kemudian videonya viral di media sosial.

"Tentunya kita akan berkoordinasi dengan pihak hotel bagaimana peristiwanya," sambungnya.

Sementara dari penelusuran merdeka.com, peristiwa itu terjadi di Hotel La Lisa, Jalan Nginden dan diunggah oleh akun facebook (FB) Sandi Hermawan pada 1 Mei 2019.

Hingga Jumat siang, video dengan caption: 'Arogan sekali pilot L**N Air ini, hanya karena baju yang disetrika oleh pegawai hotel kurang licin/bagus, dia malah arogan' itu sudah dilike 7,3 ribu pengguna FB, 12 ribu komentar, dan 32 ribu share.

Dalam video itu tampak bahwa korban tak melawan, saat dipukul pilot berinisial AG. Aksi pemukulan baru berhenti setelah muncul pria berjas hitam dan membawa si pilot.

Terkait peristiwa ini sendiri, pihak Lion Air juga mengaku sudah memberikan sanksi dan membebastugaskan si pilot.

"Atas hal tersebut, Lion Air sudah melaksanakan aturan perusahaan dengan tidak menugaskan AG sesuai profesinya atau tidak memberikan izin tugas terbang (grounded)," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya kepada merdeka.com, Kamis (2/5). [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini