Polisi buru penyebar video remaja mesum di mal Surabaya
Merdeka.com - Penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jawa Timur masih mendalami peredaran video mesum sepasang remaja berusia belasan tahun di kamar ganti atau fitting room, Lotte Mart lantai B1 Pakuwon Mall Surabaya. Video yang diunggah di akun media sosial itu sempat viral.
"Sekarang videonya sudah dicabut. Kalau kita mencarinya tidak akan ketemu. Kalau di youtube masih bisa kita temukan," kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Selasa (7/3).
Untuk saat ini, pihaknya masih fokus mencari pengunggah video tersebut. Sementara penyidikan terhadap pelaku dalam video itu belum dilakukan.
"Karena ini masih tergolong anak-anak, usianya masih 15 tahun. Jadi saat ini kami lebih (menyelidiki) ke siapa pengunggah video ini di medsos. Kemungkinan kami akan menjeratnya dengan Undang-Undang ITE dalam kasus ini," terangnya.
Yeni menyayangkan perlakuan satpam mal saat menggelandang sepasang remaja tersebut dengan tanpa mengenakan celan dalam. "Polisi saja kalau menggerebek, minta dikenakan (pakaiannya) dulu, baru digelandang. Kalaupun difoto itu kan untuk alat bukti, tidak disebar. Ini kan perlakuannya (satpam mal) keterlaluan banget, masak anak masih di bawah umur digelandang, enggak boleh mengenakan celananya. Setelah itu videonya disebar lagi dan viral," katanya sewot.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitongan mengungkap, perbuatan mesum sepasang remaja itu terjadi di Lotte Mart, Pakuwon Mall Surabaya pada Sabtu lalu (4/3). Namun, kasusnya belum dilaporkan ke pihak kepolisian.
Dalam video tersebut, sepasang remaja belasan tahun kepergok mesum di kamar ganti. Keduanya sudah tidak mengenakan celana dalam (CD), tapi masih mengenakan baju atasan.
Lantas keduanya kepergok satpam mal dan digelandang dengan kondisi tatap tidak mengenakan CD. Saat keduanya hendak mengenakan CD-nya, justru dibentak si petugas keamanan dan diminta melepas kembali celananya. Peristiwa ini sempat direkam oleh seseorang dan diunggahnya di akun Instagram (IG) dan menjadi viral.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya