Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Pil Koplo Bidik Pelajar di Surabaya
Merdeka.com - Polisi kembali membongkar jaringan sindikat peredaran jutaan pil dobel L atau disebut juga pil koplo di Jawa Timur. Total barang bukti yang disita dari kasus ini pun sebanyak 6 juta butir pil koplo.
Usai melakukan penggerebekan rumah yang dijadikan gudang di kawasan Rangkah Surabaya Senin (10/3) kemarin, polisi rupanya mengembangkan kasus tersebut ke Kabupaten Kediri. Hasilnya, polisi berhasil meringkus 3 orang tersangka lagi, dari satu jaringan yang sama dengan 4 orang yang tertangkap sebelumnya.
Para tersangka itu yakni MNR (26), DTN (28) dan GG (32). Mereka merupakan warga Kediri. Dari tangan ketiganya polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 2,5 juta pil koplo
"Kita lakukan pengembangan dan dari hasil keterangan tersangka sebelumnya, kita lakukan penyisiran hingga ke Kediri," pungkas Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Selasa (10/3).
Ia menambahkan, dari penyisiran berdasarkan keterangan para tersangka, polisi mendapati sebuah rumah di kawasan Gurah, Kediri, yang dijadikan gudang penyimpangan pil koplo. Dari rumah berlantai 4 ini, di ruang paling bawah, polisi menemukan 25 dus besar berisi 2,5 juta butir pil koplo.
"Dari penggeledahan, kami temukan 25 dus berisi 2,5 juta butir pil double L," tambahnya.
Dari keterangan para tersangka, pil koplo tersebut rencananya akan diedarkan di Jatim, dengan sasaran anak-anak dibawah umur maupun para pelajar
"Keterangan sementara tersangka, peredarannya untuk kalangan menengah ke bawah hingga anak usia di bawah umur atau pelajar," tandasnya.
Sebelumnya, Senin (9/3) kemarin polisi menggerebek sebuah rumah di kawasan Rangkah, Surabaya. Di dalam rumah tersebut polisi mendapati 3,5 juta butir pil koplo yang terbungkus dalam sebuah kardus. Ditambah dengan penggerebekan di Kediri yang menyita 2,5 juta butir, total menjadi 6 juta butir pil koplo yang telah disita.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya