Polisi beri batas waktu perobohan Gedung Panin Bintaro sampai Senin
Merdeka.com - Gedung Panin yang terletak di kawasan Bintaro kini tengah berusaha untuk dirobohkan. Hal itu dilakukan oleh PT Wahana Infonusa selaku kontraktor.
Namun, hingga saat ini gedung tersebut tak kunjung roboh meski sudah ratusan ton pasir ditimbun di dalam gedung.
Untuk itu, Polres Kota Tangsel bakal meminta pihak kontraktor untuk menghentikan aktivitasnya jika gedung tersebut tak roboh pada Senin, (17/10) mendatang.
"Sebab, akan menimbulkan kemacetan yang panjang. Bayangkan pada Sabtu dan Minggu saja kemarin telah menyebabkan kemacetan yang luar biasa," ujar Kabag Operasional Polres Kota Tangsel, AKP Hadi saat ditemui di lokasi, Minggu (16/10).
Kendati tidak dapat jamin jika tidak ada aktivitas bangunan tidak akan runtuh. Hadi meyakini setidaknya jika tidak dikerjakan tidak ada warga menjadi penonton yang berhenti di pinggir jalan.
"Tapi kami berharap tidak roboh pada hari kerja. Sebab kalau terjadi bisa memacetkan lokasi hingga radius jauh," terang Hadi.
Profesor dr Adang Surahman, salah seorang tim ahli bangunan Kota Tangsel mengatakan, pihaknya mengaku menemui kesulitan dalam melakukan pembongkaran gedung tersebut.
"Kita akui ini bangunan ternyata kuat, ini diluar target kita yang awalnya kita perkirakan dengan dibebani 100 ton akan rontok, tapi ternyata tidak. Itu karena dokumen design gedung ini kita tidak dapati," ujar Adang.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya