Polda Riau ciduk agen judi togel diduga jaringan luar negeri
Merdeka.com - Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap JT (50), lantaran diduga terlibat sebagai agen judi toto gelap (togel) di Kota Pekanbaru. Polisi menduga tersangka merupakan jaringan dari luar negeri.
Pelaku ditangkap saat berada di Jalan Rokan, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, Kamis (6/10) kemarin. "Dari tangannya, petugas menyita uang tunai hasil agen judi togel sebesar Rp1.981.000," ujar Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Surawan, saat dikonfirmasi merdeka.com Jumat (7/10).
Tersangka JT berbisnis judi togel online dengan menggunakan handphone genggam. Petugas mengamankan dan memeriksa ponsel tersangka dan menemukan sejumlah transaksi jual beli.
"Selain ponsel, kita juga temukan 33 lembar rekap nomor, dua lembar daftar nomor Togel yang ke luar," ucap Surawan.
Saat diinterogasi polisi, JT mengaku baru enam bulan berjualan togel, di mana omset perharinya sekitar Rp 2 juta. Uang itu biasanya disetor kepada seorang bandar di atasnya.
"Tersangka ini merupakan seorang kaki (anak buah), ada bos nya. Sedang kita telusuri siapa bandar besar togel dia ini. Bisa jadi jaringan luar negeri, dan itu masih kita selidiki dari negara mana," kata Surawan.
JT merupakan satu dari 10 orang agen togel dalam jaringan di wilayahnya. Polisi menduga, mereka juga berpatokan dari luar negeri sebagai big bos dalam perjudian nomor togel itu.
"Dalam melakukan transaksi, tersangka tidak hanya melalui ponsel. Tapi juga secara manual dengan menunggu dan mendatangi orang yang memesan nomor togel," pungkasnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya