Polda Jateng Tunda Olah TKP Gudang Peluru yang Terbakar
Merdeka.com - Tim gabungan Labfor Polda Jateng dan Satuan Penjinak Bom Korpbrimob Polri belum bisa memastikan keamanan lokasi ledakan gudang penyimpanan bahan peledak Mako Brimob, Semarang. Sebab di lokasi masih berpotensi terjadi ledakan.
"Masih proses pendinginan ini, tim belum bisa masuk olah TKP, dikarenakan evakuasi handak belum selesai, dan memastikan keamanan di dalam belum selesai. Jadi ada potensi ledakan susulan," kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Mako Brimob.
Dia mengupayakan keamanan dan warga yang tinggal di dekat lokasi sudah diperbolehkan pulang. Untuk mengantisipasi ledakan susulan, tim jibom sudah memastikan tidak ada serpihan berterbangan hingga membahayakan.
"Sekarang masyarakat sekitar juga sudah kita izinkan untuk kembali ke rumahnya. Jadi untuk warga kita pastikan aman, jika terjadi ledakan lagi, serpihan tidak akan kemana-mana," ungkapnya.
Terkait bahan peledak sisa perang yang disimpan di lokasi masih ada yang belum meledak karena tertimbun tembok.
"Ada beberapa handak yang berhasil diamankan oleh Jibom. Tapi ada barang handak yang tertimbun belum dievakuasi, dan memerlukan waktu," ungkapnya.
Komandan Korps Brimob, Irjen Pol Anang Revandoko mengaku proses penjinakan peledak sementara dihentikan. Rencana setelah handak dievakuasi akan dilakukan disposal.
"Jadi kita menunggu proses ambil handak dulu yang belum meledak untuk diamankan baru olah tempat kejadian perkara," tutup Anang Revandoko.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya