PKL CFD Solo Berharap Bisa Berjualan Saat New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 22:33 Reporter : Arie Sunaryo
PKL CFD Solo Berharap Bisa Berjualan Saat New Normal jokowi di cfd solo. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Ratusan pedagang kali lima (PKL) di area Solo CFD (car free day) Jalan Slamet Riyadi, merasakan imbas pandemi Covid-19. Meskipun hanya seminggu sekali berjualan, mereka merasa tertolong dengan pemasukan yang diperoleh.

Sudah hampir 3 bulan para PKL tak mendapatkan pemasukan untuk penopang hidup keluarga. Kini mereka mempertanyakan kejelasan nasibnya.

PKL CFD Solo berharap tatanan normal baru atau new normal yang akan diberlakukan bisa memberikan sedikit harapan untuk menyambung hidup.

"Saya sudah hampir 3 bulan tidak berjualan di CFD semenjak Solo berstatus KLB. Sebagai PKL sudah pasti terpukul dengan kebijakan Pemkot Solo itu," kata Sutarman (41) salah satu pedagang pakaian, Kamis (4/6).

Dia mengaku selama ini menggantungkan hidup dengan berjualan pakaian di CFD. Setelah CFD, praktis tidak ada penghasilan yang cukup untuk keluarga. Bahkan untuk menyambung hidup, Sutarman mengaku hingga menggadaikan barang berharga.

"Kami berharap Pemkot bisa segera membuka kembali CFD Solo. Dengan dibukanya CFD akan membuat gairah ekonomi kecil di Solo bisa hidup kembali," ujarnya.

Menurutnya, ada ribuan PKL yang selama ini berjualan di CFD setiap hari Minggu. Jika kembali dibuka, Sutarman berjanji akan menaati peraturan pemerintah, yakni menerapkan protokol Covid-19.

Pedagang pakaian lainnya, Muksin (39) berharap Pemkot Solo memperhatikan nasib ratusan PKL di CFD. Terutama jika dibuka dengan menerapkan new normal.

"Kami sangat berharap new normal juga ditetapkan di CFD Solo. Sudah lama kami menderita dan tak punya penghasilan akibat Covid-19. Sekarang sudah saatnya membuka kembali CFD dengan penerapan protokol Covid-19 yang ketat," pungkasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini