Pilkada, Kepala BNPT petakan 14 provinsi rawan teroris
Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama memantau kerawanan teroris jelang Pilkada serentak 2018 mendatang. Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius yakin pemantauan itu dapat terbantu oleh perangkat yang ada di daerah setempat.
"Kita monitoring mereka dengan Kemendagri. Kita punya jajaran sampai tingkat kecamatan ada di situ, ada Babinkantibmas, dan jajarannya ikut memonitor ini," ujar Suhardi di Ballroom hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Senin (12/3).
Mantan Kabareskrim ini berharap pesta demokrasi berjalan dengan aman dan lancar. Pihaknya akan mengerahkan kemampuan dengan maksimal.
"Jangan sampai mereka (pelaku teror) digunakan untuk hal hal yang tidak baik, kita gelar seluruh kekuatan kita agar kegiatan pesta demokrasi ini bisa berjalan baik dan lancar," tambahnya.
Suhardi juga telah melakukan pemetaan di 14 provinsi yang berpotensi rawan. Sebab di wilayah itu terdapat narapidana teroris dan masih tahap pengawasan oleh BNPT.
"Jadi narapidana teroris ada di 14 provinsi tidak semua di provinsi, hanya 14 provinsi dan itu sudah kita share ke Kemendagri dan itu sudah masuk monitoring kita semuanya," ujar Suhardi.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya