Petugas sita TV, sound system hingga puluhan HP milik napi Paledang Bogor

Selasa, 17 April 2018 01:00 Reporter : Radeva Pragia Bempah.
Razia dan tes urine napi Lapas Paledang Bogor. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan telepon genggam milik warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Paledang disita petugas, dalam operasi sidak gabungan bersama badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, Senin (16/4).

Selain ditemukan alat komunikasi, petugas juga mendapati barang-barang seperti pemanas air, televisi, hingga sound system di dalam blok kamar warga binaan.

Sementara petugas BNN melakukan tes urine terhadap 85 narapidana wanita dan 120 narapidana laki-laki.

Kepala Seksi Berantas BNN Kabupaten Bogor Komisaris Polisi Supeno mengatakan, operasi ini dilakukan untuk memastikan ada tidaknya peredaran narkoba.

"Kami memang bekerja sama dengan lapas-lapas untuk memastikan tidak ada penggunaan ataupun peredaran narkoba di lingkungan narapidana," ungkap Supeno.

Dia menambahkan, sampai saat ini, pihaknya belum menemukan adanya kasus penggunaan atau peredaran narkoba yang melibatkan narapidana di lembaga pemasyarakatan yang ada di Kota maupun Kabupaten Bogor.

"Kami tidak pernah ada kesulitan jika ada tersangka yang menyebut narkoba dari Lapas. Tapi setelah dicek ternyata lain. Alhamdulillah sampai saat ini belum menemukan hal tersebut," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Paledang Gunawan Sutrisnadi menyebut, ada sekitar 205 narapidana yang dilakukan tes urine.

Gunawan menyebut, narapidana yang di tes urine adalah mereka yang terjerat kasus hukum penyalahgunaan narkoba.

"Kita ambil sample punya potensi atau yang masih kita perkirakan memakai narkoba. Kita akan melihat sejauh mana pembinaan terhadap mereka," kata Gunawan.

Sambungnya, jika ada narapidana yang positif narkoba pihaknya akan menyerahkan ke BNKK Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tes urine ini dilakukan untuk mencegah adanya peredaran narkoba di Lapas.

"Nanti kita lihat hasilnya, kalau ada yang terbukti kita serahkan ke BNNK untuk ditindak lanjuti. Kita juga mendukung para penegak hukum jika ada narapidana yang terlibat untuk diperiksa. Termasuk sipir yang bertugas kalau terbukti, tidak ada toleransi," pungkasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Sidak Lapas
  2. Bogor
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini