Petugas KPPS di Sumut Meninggal Dunia Bertambah Jadi Delapan Orang

Kamis, 25 April 2019 21:07 Reporter : Yan Muhardiansyah
Petugas KPPS di Sumut Meninggal Dunia Bertambah Jadi Delapan Orang Ilustrasi mayat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath

Merdeka.com - Penyelenggara Pemilu di Sumut yang meninggal dunia pascapencoblosan bertambah. Kamis (25/3), seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 27 Tanjung Sari, Medan, Susyanto (46), mengembuskan napas terakhir.

Suyanto merupakan warga Jalan Setiabudi Pasar I Gang Rambe, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang. Dia meninggal dunia di RSUP H Adam Malik Medan. Jenazahnya telah dimakamkan di TPU Pasar III Setiabudi, belakang Masjid Al Muslimin.

Berdasarkan informasi dihimpun, Susyanto jatuh sakit tak lama setelah pemungutan suara di TPS 27, Rabu (17/4). Dia diduga kelelahan sejak persiapan pemilu.

"Bapak sudah mengeluh sakit asam lambung sebelum pemilu. Pas tanggal 17 April pagi sekitar pukul 09.00 Wib dia sudah masuk di TPS. Tapi waktu penghitungan tidak sanggup lagi, makanya kami larikan ke RSUP H Adam Malik dan diopname di sana,” kata Evi Julianti (47), istri Susyanto.

Dirawat 9 hari di RSUP H Adam Malik, Susyanto tidak mampu bertahan. Dia mengembuskan napas terakhir, Kamis (25/4) sekitar pukul 04.00 Wib.

Evi mengatakan, biaya perawatan suaminya menggunakan BPJS. "Sampai hari ini (Kamis, 25/4 sore) perwakilan pemerintah belum ada," ungkapnya.

Meninggalnya Susyanto menambah lagi jumlah penyelenggara Pemilu di Sumut yang meninggal dunia pascapencoblosan. Sebelumnya KPU Sumut menyatakan 7 orang lainnya lebih dulu meninggal dunia. Selain diduga karena kelelahan, ada pula yang mengalami kecelakaan lalu lintas sepulang bertugas. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini