Petugas angkat turbin yang hancur milik Lion Air JT 610 PK-LQP dari laut

Sabtu, 3 November 2018 17:52 Reporter : Ronald
Petugas angkat turbin yang hancur milik Lion Air JT 610 PK-LQP dari laut Turbin pesawat Lion Air. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Tim gabungan Basarnas, TNI-Polri dan KNKT berhasil mengangkat tiga kantong jenazah dan turbin pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP dari perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Sabtu (3/11).

Berdasarkan pantauan merdeka.com, tiga kantong itu lebih dahulu diperiksa oleh DVI Polri. Usai dilakukan pemeriksaan, kantong-kantong jenazah itu dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dengan dua mobil ambulans.

Turbin pesawat Lion Air ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi terkait tiga kantong jenazah tersebut. Sementara, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi hanya melihat kondisi sisa-sisa dari pesawat itu.

Sebelumnya, Tim gabungan SAR kembali menemukan serpihan dari Pesawat Lion Air PK-LQP, yang tenggelam di Perairan Karawang, Jawa Barat. Salah satu yang ditemukan di hari ke-6 pencarian adalah turbin alias mesin pendorong pesawat.

"Jadi sampai siang ini walaupun saya belum dapat kabar, tapi sudah banyak temuan barang besar seperti dua turbin, kemudian dua roda yang lain juga sudah terlihat," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11).

Selain itu, tim juga melihatnya badan pesawat Lion Air. "Kemudian juga sudah ada yang melihat bodi," ujarnya.

Dalam menemukan serpihan pesawat, Syaugi menurunkan 100 penyelam lebih dari berbagai stakeholder.

"Tim penyelam ini banyak sekali di atas 100 penyelam. Jadi saya mengatur dan membagi lokasi penyelaman, tidak bisa penyelam ini bebas menyelam," pungkasnya. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini