Perlengkapan umroh korban Hannien Tour dititipkan di gudang buku Kiky Boyolali

Kamis, 18 Januari 2018 16:21 Reporter : Arie Sunaryo
Perlengkapan umroh korban Hannien Tour dititipkan di gudang buku Kiky Boyolali Barang bukti sitaan kasus penipuan dan penggelapan biro umrah dan haji PT Ustamaniyah Hannien Tour. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Polresta Surakarta menitipkan barang bukti sitaan kasus penipuan dan penggelapan biro umrah dan haji PT Ustamaniyah Hannien Tour dititipkan di gudang pabrik buku Kiky, Jalan Solo-Semarang, Banyudono, Boyolali. Barang bukti tersebut berupa perlengkapan umroh milik para korban yang diamankan dari gudang Hanien Tour di Cibinong, Bogor beberapa waktu lalu.

Kanit 4 Satreskrim Polresta Surakarta, Iptu Sudarmiyanto mengatakan, kepolisian sengaja menitipkan barang tersebut. Selain faktor keamanan, pabrik milik keluarga pembalab F1, Ananda Mikola tersebut mempunyai lahan yang luas.

"Sementara kita titipkan di sini, nanti akan dipindahkan setelah berkas perkara para tersangka dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta," ujar Sudarmiyanto saat ditemui di gudang pabrik buku Kiky, Kamis (18/1).

Barang bukti penipuan biro umrah tersebut akan, lanjut dia, nantinya akan diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menurut dia, barang bukti tersebut hanya sebagian kecil dari jumlah barang bukti yang disita di kantor cabang Hannien Tour di Cirebon, Jawa Barat.

"Di Cirebon masih banyak sekali, nanti akan kita bawa ke Solo," jelasnya.

Selain baju ihram juga ada mukena, baju batik dan dokumen penting lainnya. Dalam waktu dekat barang bukti itu akan diambil guna proses penyelidikan kasus berikutnya.

Terkait uang Rp 10,6 miliar yang dititipkan ke salah satu maskapai terbesar di tanah air, Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi menyebut, uang tersebut sudah hangus. Pasalnya sampai jangka waktu yang ditentukan antara tersangka Farid Rosidyn (45) dengan pihak maskapai pada 5 Juni 2017 lalu, tidak satupun calon jemaah yang diberangkatkan.

"Uang booking sudah dibayarkan Farid ke salah satu maskapai penerbangan dan ternyata sampai batas akhir tidak ada calon jamaah yang diberangkatkan. Maka uang booking milik Hannien Tour hangus," terangnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini