Perhelatan ASEAN Para Games Diharapkan Dongkrak Perekonomian di Solo

Senin, 20 Juni 2022 05:13 Reporter : Arie Sunaryo
Perhelatan ASEAN Para Games Diharapkan Dongkrak Perekonomian di Solo Menpora Bertemu Gibran. Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pesta Olahraga Difabel Asia Tenggara, ASEAN Para Games ke-11 siap digelar di Kota Solo dan sekitarnya, 23-30 Juli 2022. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali mengatakan, hingga saat ini, persiapan yang dilakukan oleh panitia sudah sesuai yang direncanakan.

“Dari laporan yang kami terima hari ini dapat disimpulkan bahwa persiapan sudah sejalan. InsyaAllah diharapkan kita bisa sukses, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses administrasi,” ujar Menpora, saat konferensi pers di The Sunan Hotel Solo, Minggu (19/6) malam.

Zainuddin juga berharap event dua tahunan tersebut bisa diselesaikan dengan baik, tanpa muncul permasalahan di belakang hari. Demikian juga, ASEAN Para Games diharapkan akan membawa dampak perekonomian untuk Kota Solo dan sekitarnya.

“Sukses berikutnya yang kita harapkan adalah, sukses untuk ekonomi di daerah ini dan sekitarnya. Kita harapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Solo dan sekitarnya,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Persiapan matang

Ketua Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (Inaspoc), Gibran Rakabuming Raka menyatakan jika kesiapan untuk kegiatan tersebut sudah matang. Baik venue, hotel maupun opening dan closing ceremony.

“Intinya ini persiapan sudah sangat matang. Dari venue, hotel dan lain-lain sudah kami siapkan semua. Untuk opening, closing ceremony sudah kami siapkan semua,” kata Gibran.

Diaa berharap gelaran ASEAN Para Games ke 11 di Solo berjalan lancar. Gibran mengaku masih ada renovasi kecil di beberapa venue. Namun dia yakin semua akan selesai sebelum 15 Juli.

“Karena hari ini semua item-itemnya sudah di approve sama pak menteri. Minggu depan kami akan gencarkan untuk publikasi,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Senny Marbun optimistis, kontingen Indonesia akan meraih juara umum. Dia mengklaim para atlet yang akan diturunkan memiliki pengalaman yang lebih dibanding event sebelumnya. Apalagi Solo pernah menjadi tuan rumah di ajang yang sama.

“Kemarin terakhir di Malaysia kita juara umum. Waktu itu Malaysia dapatnya cuma 86, kita 126, jauh lho itu. Jadi di atas kertas, kita bisa lah juara umum. Tapi tidak mendahului Tuhan lho,” kata Senny. [gil]

Baca juga:
Persiapan Venue ASEAN Para Games di Solo Lampaui Target, APSF Beri Pujian
Menkes Ungkap Upaya ASEAN Hadapi Persoalan Kesehatan ke Majelis Kesehatan Dunia
Hakuhodo Institute of Life & Living ASEAN Publikasikan Hasil Studi Sei-Katsu-Sha 2022
Indonesia Jadi Pilihan Utama Investasi Amerika Serikat di ASEAN, Ini Penyebabnya
Negara ASEAN BakaStanl Bentuk dar Protokol Kesehatan Bersama
Indonesia Dorong Penggalangan Dana Darurat Pandemi ASEAN
Kantor Kedaruratan Kesehatan Tingkat ASEAN akan Dibangun di Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini