Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perguruan Katak Beracun Gunakan Air Keras Saat Tawuran di Bintaro

Perguruan Katak Beracun Gunakan Air Keras Saat Tawuran di Bintaro Pelaku tawuran di Bintaro dibekuk. ©2018 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Polres Tangerang Selatan menangkap tujuh pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap empat warga Larangan, Ciledug kota Tangerang. Kedua kelompok terlibat tawuran pada Minggu (2/12) dini hari lalu.

Dari pengungkapan itu, sembilan orang tersangka berinisial S, (13)MY, (15)WTP, (15) MSBI, (16) BKA, (17)AF, (18)DM, (18)dan RD, (21)dan SN (17) berhasil ditangkap, sementara dua pelaku lainnya masuk sebagai DPO Polres Tangsel.

Kelompok remaja yang menamakan diri mereka perguruan katak beracun (PKB), umumnya masih berstatus sebagai pelajar dan di bawah umur. Dalam tawuran tersebut, pelaku menggunakan cairan kimia berbahaya berupa air keras untuk melumpuhkan lawan.

"Pelaku, sengaja menyiram air keras ke lawan tawurannya, untuk melukai," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander di Mapolres Tangsel, Jumat (7/12).

Seorang korban penyiraman air keras itu harus mengalami kecacatan permanen karena mengenai bagian mata.

"Korban Aziz mengalami luka bakar di bagian mata sebelah kanan akibat siraman air keras. korban pelaku tawuran lainya, kena sabetan senjata tajam,” ucap dia.

Pelaku korban bernama Alan Sutadi (24) meninggal dunia di rumah sakit setelah menerima luka bacokan pada bagian kepala dan punggung.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP