Peremas Payudara di Mojokerto Seorang Satpam, Beraksi Karena Dorongan Emosional

Selasa, 6 Agustus 2019 16:53 Reporter : Budi Widayat
Peremas Payudara di Mojokerto Seorang Satpam, Beraksi Karena Dorongan Emosional Pelaku remas payudara di Mojokerto. ©2019 Merdeka.com/Budi

Merdeka.com - Pelaku peremas payudara di Mojokerto ternyata seorang anggota satuan pengamanan alias satpam. Identitas pria yang mengaku masih lajang ini terungkap setelah jajaran Polres Mojokerto mengamankan Liga Pramana Putra (30).

Pelaku merupakan warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Sebelumnya dia beraksi meremas payudara karyawati Toko Asyraf Hijab Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, pekan lalu.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan bukti bukti termasuk rekaman closed circuit television (CCTV) yang ada, Tim Satreskrim Polres Mojokerto langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku. "Dari bukti bukti yang ada pelaku langsung teridentifikasi. Anggota melakukan penangkapan pelaku pada Senin malam (5/8) kemarin," kata Setyo, Selasa (6/8).

Dari keterangan pelaku, aksi cabul peremasan payudara ini sudah dilakukan sebanyak empat kali. Secara tiba-tiba pelaku mendatangi korban dari belakang atau samping mendekap dan langsung memegang payudara korban.

"Tersangka mengaku tidak sadar melakukan atau ada dorongan emosional untuk melakukan aksi cabul itu," terang Setyo.

Masih kata Setyo, dari hasil pemeriksaan Liga Pramana Putra pelaku peremas payudara ini merupakan satpam di salah satu perusahaan swasta di Kota Mojokerto. Dia juga mengaku belum menikah.

"Pekerjaanya Satpam dan belum menikah. Tersangka kita jerat Pasal 289 KUHP, ancaman hukumannya 9 tahun panjara," ucap Setyo.

Aksi cabul pelaku peremas payudara dialami satu karyawati toko busana Asyraf Hijab di Jalan Raya Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, pada Selasa (30/7) kemarin sekitar jam 20.18 WIB lalu. Aksi pelaku terekam CCTV yang terpasang di toko tersebut.

Dalam rekaman video itu, nampak pelaku yang dengan santai masuk ke dalam toko dan menghampiri korban yang sedang menata pakaian. Tiba tiba pelaku mendekap dari belakang dan meremas payudara korban. Sontak korban terkejut dan tidak bisa berteriak hingga membuat gadis 19 tahun ini syok dan pingsan. [gil]

Baca juga:
Diimingi Bakal Dinikahi, Rasno Setubuhi Anak Tiri 10 Kali Hingga Hamil 6 Bulan
Kasus Pelecehan Seksual Pada Anak Banyak Berawal dari Media Sosial
Aksi Peremasan Payudara Marak Terjadi di Mojokerto
Seorang Guru SD Berusia 56 Tahun di Kebumen Diduga Cabuli Murid
Usai Pisah dengan Istri, Pria di Sumut Cabuli Putrinya Sendiri
Penumpang Rekam Aksi Pelecehan Pengemudi Ojek Online
Politikus Malaysia Usulkan Undang-undang Perlindungan Pria dari Godaan Wanita

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pelecehan Seksual
  3. Mojokerto
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini