Perawat di Bengkalis dan suaminya ditangkap polisi karena kasus narkoba
Merdeka.com - Seorang perawat di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis berstatus Aparatur Sipil Negara diamankan bersama suaminya. Pasangan suami istri ini ditangkap hasil pengembangan sindikat narkoba yang sebelumnya diamankan Polres Dumai pada waktu dan tempat yang berbeda.
Kasus ini bermula dari hasil kerja Bea Cukai dan jajaran Polres Dumai, yang menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 831 gram dan 36 butir ekstasi.
"Kemudian ditangkap lima tersangka di tempat berbeda. Masing-masing, DF (31) pecatan ASN, selanjutnya IT dan istrinya D yang yang bekerja sebagai perawat di Mandau berstatus ASN," kata Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan, kepada merdeka.com, Kamis (18/1) malam.
Semuanya mengaku kepada polisi mendapatkan barang haram itu dari pengedar, yakni FF dan FW. Kedua pengedar itu pun berhasil ditangkap polisi.
"Saat ini semua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polres Dumai guna penyidikan lebih lanjut, termasuk barang bukti," ujarnya.
Restika menyebutkan, para tersangka diduga satu jaringan dan ditangkap dari hasil pengembangan yang diawali dengan penangkapan DF di pelabuhan Pelindo.
Saat itu, pihak Bea Cukai dan Polsek KSKP merasa curiga melihat bawaan DF yang baru datang dari Bengkalis. Pas melintas pintu X-rai terlihat sesuatu di tasnya. Saat digeledah ditemukan sembilan paket sabu dengan berat kotor 800 gram serta dua paket lainnya dengan berat 11 gram.
Pengakuan DF kepada polisi, narkoba itu barang dibawanya dari Bengkalis, disuruh oleh seseorang berinisial I yang kini masih diburu.
"Di Dumai DF mengaku akan dijemput oleh IT. Tersangka IT kita tangkat dekat salah satu hotel di Dumai ini," ujar Restika.
IT mengaku bahwa istrinya adalah seorang perawat berinisial D berprofesi sebagai perawat dan dua lainnya FF serta FW, adalah satu jaringan hingga akhirnya ditangkap polisi.
Restika belum puas hati dengan hasil kerjanya, dia berupaya membongkar dari mana sesungguhnya narkoba itu, apalagi tersangka awal DF mengaku mendapat upah sebesar Rp 20 juta jika kerjanya sukses.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya