Penyesalan Pasangan Mahasiswa di Samarinda Pembuang Bayi: Saya Mau Rawat Anak Saya

Kamis, 10 Januari 2019 00:02 Reporter : Saud Rosadi
Penyesalan Pasangan Mahasiswa di Samarinda Pembuang Bayi: Saya Mau Rawat Anak Saya Tersangka sejoli mahasiswa yang buang bayi. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Sejoli mahasiswa di Samarinda, Stevanus Andre Wahyu (19) dan Sarah Walalangi (20) meringkuk di penjara sehari usai membuang bayi mereka yang baru berusia sehari. Bayi dari hubungan pacaran yang tidak disetujui orangtua itu, sempat mau dititipkan ke orang lain.

Kisah cinta Andre dan Sarah yang bertempat tinggal di Kutai Barat itu, bukan baru-baru ini mereka jalin. Pertemanan mereka begitu erat semasa masih berseragam abu-abu di bangku SMA.

Usia mereka tak terpaut jauh, meski Sarah duduk di bangku kelas III, dan kekasihnya Andre tercatat sebagai adik kelasnya, siswa kelas I. Dari pertemanan erat, muncul benih-benih cinta, hingga Sarah lulus lebih dulu, dan kuliah di Samarinda.

Keduanya pun mengikrarkan diri sebagai sepasang kekasih, sejak awal 2016. Meski beda kampus, namun mereka sama-sama tinggal di Samarinda. Hanya saja, Sarah memilih indekos.

Kedua sejoli mahasiswa itu pun dimabuk cinta, hingga akhirnya Sarah diketahui tengah mengandung bayi, sejak Juli 2018 lalu. Namun tidak disangka, bayi yang dilahirkan dari rahim Sarah, akhirnya dibuang ke semak belukar, di Desa Loa Lepu, Kutai Kartanegara, Minggu (6/1) sore lalu.

Beruntung, bayi laki-laki itu ditemukan warga 3 jam usai diletakkan kedua sejoli di semak-semak, dan masih dalam kondisi sehat wal afiat. Kini, yang ada cuma ada penyesalan bagi Andre dan Sarah.

"Nyesal. Sempat mau dititipkan ke orang lain, tapi takut dianggap menelantarkan anak, karena mau dilaporkan ke polisi," kata Sarah, ditemui merdeka.com di Mapolsek Tenggarong Seberang, Rabu (9/1).

Sejatinya, Sarah mengaku sangat menyayangi bayinya, dan tidak ingin membuangnya. Namun, rasa malu hamil dan melahirkan di luar nikah, melebihi rasa keibuannya.

"Sayang Pak. Tapi semua itu karena panik, akhirnya begitu (dibuang). Ide utamanya (membuang bayi) dari dia (Andre). Kalau diberi kesempatan, saya pasti merawat anak saya Pak," ujar Sarah.

Sementara, Andre sang kekasih Sarah, juga mengaku hal serupa. "Enggak ada niat membuang. Pacaran pun, keluarga saya tahu. Karena di Samarinda untuk kuliah, saya takut kecewakan orangtua saya," aku Andre.

Namun demikian, terungkap di mulut Wahyu, bahwa hubungan pacaran dia, tidak direstui orangtuanya. Sampai sekarang ini pun, dia tidak tahu alasannya. "Tidak disetujui orangtua. Saya juga tidak tahu juga," tutup Andre. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Bayi Dibuang
  2. Samarinda
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini