Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyerang Mapolda Sumut gemar baca tulisan terdakwa bom Thamrin

Penyerang Mapolda Sumut gemar baca tulisan terdakwa bom Thamrin Penyerang Mapolda Sumut. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Salah satu penyerang markas Polda Sumatera Utara, Syawaluddin Pakpahan mengaku beberapa kali membaca tulisan-tulisan Oman Rochman alias Aman Abdurrahman yang tersebar di media sosial. Pernyataan itu disampaikannya saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (27/3).

Syawaluddin Pakpahan adalah satu dari tiga orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus ledakan bom di Jalan MH Thamrin, yang melibatkan Oman Rochman alias Aman Abdurrahman.

Syawaluddin menjelaskan, tulisan disebar lewat aplikasi telegram. Ada beberapa macam materi yang diingatnya antara lain jihad dan lingkar thogut.

"Telegram saya ikut sendiri," ujar dia.

Hakim Ketua, Akhmad Jaini lalu bertanya maksud dari jihad dan thogut yang dimaksud.

"Jihad apa? Thogut apa?" tanya Akhmad.

"Sama dengan yang apa saya yakini. Thogut adalah yang tidak ikut hukum Allah seperti TNI, Polri, Jaksa," jawab Syawaluddin.

Kemudian, Akhmad Jaini kembali bertanya adakah materi lain yang dibahas dalam melalui aplikasi Telegram.

"Selain thogut jihad apa ada orang lain yang dibahas," tanya Akhmad.

"Ada juga ustaz juru bicara daulah," jawab Syawaluddin.

"Ceramahnya ada tentang jihad?" timpal Akhmad.

"Ada," jawab Syawaluddin.

Dia tidak menghitung frekuensi ceramah yang disebar. Syawaluddin juga tidak mengetahui apakah Oman ikut di dalam Telegram.

"Saya gak tau," tutup dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP