Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pensiunan Dosen di Kupang Ditemukan Tewas Usai Bersihkan Kebun

Pensiunan Dosen di Kupang Ditemukan Tewas Usai Bersihkan Kebun Ilustrasi mayat. shutterstock

Merdeka.com - Seorang pensiunan dosen, ST (67), ditemukan tak bernyawa di kebunnya di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Selasa (31/8). Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria itu.

Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 17.30 Wita. Jasadnya ditemukan dua warga setempat, Yumina Banoet-Tobe dan Ade Lassa.

Sekitar pukul 15.00 Wita, kedua warga ini melintas di lokasi kejadian dan melihat nyala api di kebun milik ST. Mereka melihat warga Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa itu duduk di pinggir jalan. Dia diduga tengah beristirahat dari membersihkan kebunnya.

Ketika itu, ST meminta bantuan kepada Yumina dan Ade untuk memadamkan api yang semakin membesar. Mereka akhirnya membantu dan melakukan pemadaman hingga ke ujung kebun. Sementara ST tetap duduk di tempatnya.

Saat kembali ke lokasi semula, Yumina dan Ade mendapati ST dalam posisi tertidur telentang. Dia tidak sadarkan diri.

Kedua warga itu kemudian memberitahukan ke warga sekitar. ST diketahui sudah meninggal dunia.

Sekitar pukul 17.50 Wita, istri dan anak ST tiba di lokasi kejadian. Mereka membawa korban ke rumah sakit St Carolus Boromeus Belo, Kota Kupang.

Saat pemeriksaan medis di rumah sakit St Carolus Boromeus Belo, Kota Kupang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh ST. "Kemungkinan kematian korban murni akibat serangan jantung, karena korban mengalami kelelahan saat bekerja seorang diri di kebun," ungkap Kapolsek Maulafa AKP Jerry O Puling, Rabu (1/9).

Pihak keluarga menerima kematian ST. Mereka membuat surat pernyataan tidak membuat laporan polisi dan menandatangani surat penolakan autopsi.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP