Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penjelasan Polisi soal Tawuran Warga di Manggarai

Penjelasan Polisi soal Tawuran Warga di Manggarai ilustrasi tawuran warga. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama mengatakan, tawuran yang terjadi di Manggarai melibatkan warga Magazen Manggarai Selatan Jakarta Selatan dengan warga Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Tawuran terjadi sekitar pukul 16.41 Wib.

Saat itu, warga Magazen Kelurahan Manggarai Selatan tiba-tiba saja datang menyerang melalui Stasiun Manggarai dengan menggunakan petasan dan batu. Akibatnya, tawuran pun terjadi di atas jalur kereta api Stasiun Manggarai.

"Pada saat para unsur Muspika dan Muspikel mau mengadakan pertemuan di JPO Jayakarta Menteng Tenggulun, tiba-tiba warga dari Magazen kelurahan Manggarai Selatan menyerang melalui stasiun Manggarai," kata Bastoni saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (4/9).

Bastoni menjelaskan, tawuran di atas rel kereta dapat dihentikan sekitar pukul 17.05 WIB. Polisi membubarkan massa dengan menembakan gas air mata.

Selang beberapa menit, sekitar pukul 17.07 Wib, tawuran kembali pecah di JPO Jayakarta. Sekira pukul 17.20 Wib, massa bisa dihalau oleh petugas dari Polsek Metro Menteng dibantu anggota Koramil 01 Menteng.

"Massa didorong kembali ke wilayah masing-masing," jelasnya.

Bastoni memastikan sekitar pukul 17.40 Wib, situasi aman dan kondusif. Sejauh ini tidak ada kerugian materiil.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya masih menyiagakan anggotanya meski situasi sudah kondusif. Langkah ini untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

"Iya, sementara tidak ada (yang diamankan). Situasi sudah kondusif dan anggota Polres dan Polsek masih standby di lokasi," ujar Andi.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP