Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengembangan Kasus di Parkiran Mal Tangsel, Polisi Sita 2,5 Kg Sabu

Pengembangan Kasus di Parkiran Mal Tangsel, Polisi Sita 2,5 Kg Sabu Rilis 2,5 sabu dan 53 pil ekstasi di Tangerang. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi menyita hampir 2,5 kg sabu dan 53 butir pil ekstasi dari pengungkapan kasus peredaran narkotika yang dilakukan 4 orang tersangka berinisial Y, A, I, D dan dua DPO.

Kasat Narkoba Polres Kota Tangerang Kompol Tosriadi Jamal mengatakan, pengungkapan kasus peredaran narkoba jenis sabu oleh tersangka Rizal dan Angga Pamase di pelataran parkir Mal Bintaro Jaya Xchange merupakan pengembangan dari dua tersangka sebelumnya, yang lebih dulu diamankan.

"Kalau ditotal barang bukti hampir 2,5 kg dari rangkaian penggeledahan sebelumnya. Untuk yang terakhir kemarin itu Sabu 1 kg, atau tepatnya 1.139 gram dan 51 butir ekstasi," ucap dia di Mapolresta Tangerang, Rabu (12/12).

Diungkapkan Tosriadi, pihaknya tak akan berhenti disitu dan masih akan melakukan pengembangan dari kasus peredaran narkotika ini.

"Narkotika ini kontinu, tidak bisa kita katakan hanya untuk perayaan tahun baru, tapi dalam waktu dekat ini mungkin momennya kesana," ucap Tosriadi.

Pihaknya menduga, jaringan peredaran narkotika oleh 4 tersangka yang telah berhasil diamankan itu, adalah sindikat bandar besar.

"Dugaan ini jaringan nasional, tidak menutup ke sana (internasional), perkiraan kami, sekali sampai barang (narkotika) itu, mencapai 4 kg sabu. Maka kami terus bergerak untuk mengungkap yang lebih besar lagi," ucap dia.

Dari pengungkapan ini, pelaku menyatakan bahwa peredaran narkotika yang mereka datangkan itu, untuk wilayah sekitar Serang, Tangerang dan Jakarta.

Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir yang hadir dalam ungkap kasus tersebut, mengapresiasi jajaran Satuan Narkoba Polres Kota Tangerang, yang telah berhasil mengungkap jaringan besar sabu tersebut.

"Tentu kami apresiasi jajaran Polresta Tangerang, dalam mengungkap ini," ucap Kapolda Banten.

Dia mengaku jajarannya akan lebih giat lagi melakukan pengawasan dan pengamanan titik-titik rawan peredaran narkotika di wilayah Banten.

"Langkah pertama kita sering katakan, pelabuhan-pelabuhan kecil kita petakan, kita perkuat pengawasan dan pengamanan untuk mencegah peredaran melalui jalur laut," ucap dia.

Kedua kata Kapolda, pihaknya terus fokus melakukan pengembangan atas setiap pengungkapan yang telah berhasil dilakukan.

"Berkaitan adalah pengembangan, karena ini bisa mengungkap lebih luas peredaran di Tangerang, Serang dan Jakarta," kata dia.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP